Kamis | 21 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Cabut Sangkur dan Ancam Polisi, Gilman Babak Belur Dihajar Massa, Ini Kronologinya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kupang – Seorang pria bernama Gilman (40) babak belur setelah dihajar warga gara-gara mengancam anggota Polres Timor Tengah Utara (TTU) menggunakan senjata tajam sangkur.

“Anggota polisi yang diancam pelaku menggunakan sangkur, yakni Brigpol Rustam. Kejadiannya tadi sekitar pukul 11.00 Wita,” kata Kabid Humas Polda NTT, Kombes Jules Abraham Abast, Sabtu, 11 Mei 2019.

Loading...

Kejadian itu bermula saat Rustam mengendarai sepeda motor sepulang menjemput anaknya dari sekolah.

Ketika melewati Jalan El Tari kilometer 1, motor Rustam hampir ditabrak Gilman yang juga mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan. Rustam lalu menghampiri Gilman dan menegurnya.

“Brigpol Rustam lalu memberi teguran, agar pada saat berkendaraan lebih hati-hati. Namun Gilman, tidak terima dengan teguran itu dan langsung mencabut dua buah sangkur dari pinggang,” kata Jules.

Tindakan Gilman tersebut, membuat Rustam yang membawa anak-anaknya panik.

Loading...

Pada saat yang bersamaan, datanglah Brigpol Agus Saku, Anggota Satuan Reskrim Polres TTU. Agus berusaha menenangkan Gilman, tetapi tidak dihiraukan.

Sadar kondisi semakin berbahaya, Agus memutuskan menelepon Kepala SPK Aiptu Abilio Fallo untuk datang ke lokasi kejadian dan membawa sejumlah personel.

Saat sejumlah personel tiba di lokasi, massa sudah mengelilingi Gilman.

Situasi kian tak terkendali sehingga Brigpol Melki Ola melepaskan tembakan peringatan dengan senjata SS1.

Tembakan tersebut membuat Gilman membuang pisaunya.

Massa lalu menganiaya Gilman menggunakan tangan kosong dan batu hingga mengakibatkan Gilman mengalami luka robek di bagian wajah.

Polisi membubarkan massa. Gilman pun dilarikan ke rumah sakit untuk diberi perawatan medis.

“Yang bersangkutan sementara ini sudah ditangani oleh anggota Polres TTU dan diamankan di Mapolres TTU,” ujarnya. (***)

sumber: kompas.com

Loading...
Loading...