Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Walikota dan Wakil Walikota Batam

BATAM

Capaian PAD Batam Setengah dari APBD Dapat Apresiasi Bali dan Sumut

Jumat | 10 Mei 2019 | 0:32
jadi contoh

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kunjungan kerja dua wakil rakyat dari Bali dan Sumatera Utara (Sumut) ke Kantor Dewan Batam mendapat suatu prestasi yang baru.

Komisi C DPRD Kabupaten Gianyar Provinsi Bali dan Komisi C DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utaran memberikan apresiasi atas pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam.

Dimana, PAD Kota Batam bisa mendekati separoh dari total APBD Kota Batam, yakni APBD sebesar 2,8 triliun dan PAD yang diperoleh adalah 1,3 triliun.

Demikian disampaikannya Kabag Humas DPRD Kota Batam, Taufik setelah menerima kunjungan kedua DPRD di ruangan serba guna Kantor DPRD Batam, Kamis, 9 Mei 2019.

Taufik menjelaskan kunjungan dua kabupaten itu untuk sharing tentang beberapa hal. Untuk Komisi C DPRD Kabupaten Gianyar Provinsi Bali membahas tentang rancagan detail Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan peraturan zonasi. Sedangkan, Komisi C DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utaran tentang sistem perpustakaan dan PAD.

“Presentasi tentang PAD, rombongan sangat mengapresiasi tingkat pencapaian PAD Kota Batam,” kata Taufik usai menerima kunjungan kerja komisi C DPRD Kabupaten Gianyar Provinsi Bali dan komisi C DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utaran itu.

Lebih jauh, Taufik mengutarakan pengakuan dari rombongan yang akan berusaha untuk mencontoh Kota Batam dan hal-hal yang sudah dilakukan oleh pemerintah Kota Batam dan DPRD menjadi masukan bagi mereka terutama tentang peningkatan PAD itu dan bisa juga ditingkatkan didaerahnya.

Jurniati, Kepala rombongan Komisi C DPRD Kabupaten Gianyar Provinsi Bali mengatakan kunker ini membahas tentang rancangan RTRW dan peraturan zonasi Kecamatan Sukawati 2019. Sebab, Kecamatan Sukawati itu adalah daerah industri kerajinan dan kebetulan di Batam adalah Kota industri maka pihaknya ingin belajar dan berbagi pengalaman di Batam.

“Sebab pembahasan ini merujuk kepada DPRD Kota Batam adalah dikarenakan adanya kemiripan dengan daerah Kabupaten Gianyar yaitu industrinya,” ucapnya.

Sedangkan, Jordan Sigalingging, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utaran, mengatakan tujuan utamanya datan ke DPRD Kota Batam adalah ingin sharing tentang keperpustakaan yakni bagaimana sistem keperpustakaan di Kota Batam ini.

“Mungkin sistem-sistem yang di Batam ini yang belum ada sama kami bisa juga kami pakai di daerah kami, Sebab masing-masing daerah itu pasti mempunyai sistem masing-masing, jadi apabila sistem yanga ada disini dan patut untuk di tetapkan di tempat kami mengapa tidak,” katanya. (sal)

Editor :