Selasa | 26 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Frustasi Karena Sakit Patah Tulang di Kedua Kakinya, Petani Ini Pilih Jerat Lehernya dengan Tali di Kandang Sapi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blitar – Jemadi (80) warga Kelurahan Jingglong, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar ditemukan tergantung di kandang sapi belakang rumahnya. Leher petani itu terjerat tali tampar dengan posisi ketinggian 178 cm dari permukaan tanah.

Jemadi diduga nekat mengakhiri hidup karena tidak tahan lagi dengan sakit akibat patah tulang pada kedua kakinya.

Loading...

“Berdasar keterangan keluarga patah tulang itu akibat kecelakaan dan tidak kunjung sembuh,” ujar Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanuddin dalam keterangan rilisnya Rabu, 29 Mei 2019.

Jelang Lebaran, Kebutuhan Pokok Masyarakat Aman, Tapi Harga Ayam Naik

Peristiwa itu berlangsung Rabu, 29 Mei 2019 dini hari menjelang sahur.

Nariyah (64) istri korban, mengira suaminya ada di kamar. Begitu tahu ruangan tempat tidur Jemadi dalam keadaan kosong, Nariyah langsung mencari di sekitar rumah.

Loading...

Di kandang sapi itu dia melihat suaminya tergantung. Seketika itu Nariyah menjerit histeris. Para tetangga sontak berdatangan.

Terminal Ini Sediakan Posko Istirahat untuk Copet, Nih Tujuannya

Upaya pertolongan langsung dilakukan. Tubuh Jemadi dilepaskan dari jeratan tali gantungan. Saat dipindah ke rumah guna menunggu penanganan medis, yang bersangkutan diketahui sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Saat dibawa ke dalam rumah, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,“kata Burhanuddin. Dalam pemeriksaan tidak ditemukan tanda penganiayaan,” katanya.

Bingung saat Mudik Aki Motor Soak? Lakukan Hal Berikut Ini

Pihak keluarga menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah. Karenanya memilih membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan otopsi. Disaksikan pemerintah desa dan petugas keluarga memilih langsung memakamkan jenazah ke tempat pemakaman umum setempat. “Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi,” papar Burhanuddin.
(***)

sumber: sindonews.com

Loading...
Loading...