Selasa | 22 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Natuna

HEADLINE

Muncul Namanya di Natuna, Candra Ibrahim Jadi Hangat Dibicarakan

Minggu | 19 Mei 2019 | 14:10

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak di Indonesia baru akan berlangsung pada tahun 2020 mendatang. Meski demikian, animo masyarakat menyambut pemilukada ini sudah terlihat dari hangatnya isu-isu tentang para kandidat pemimpin daerah.

Seperti halnya di Kabupaten Natuna. Nama-nama kandidat calon bupati dan wakil bupati Natuna pun mulai bermunculan, latar belakang calonnya pun bervariasi mulai dari ASN, pengusaha, tokoh maritim, legislatif, hingga tokoh masyarakat.

Namun, belakangan muncul nama baru yang hangat diperbincangkan di media sosial Facebook, dia adalah Candra Ibrahim.

Lantas siapakah Candra Ibrahim?, Ia adalah putera daerah Natuna kelahiran pulau Midai, yang kini menjabat Direktur utama harian Batam Pos sekaligus sebagai Ketua PWI Kepri.

Namanya santer setelah salah seorang pengguna Facebook bernama Aripin Natuna, memposting dirinya dalam laman Facebook grup berita natuna dan mengatakan Candra Ibrahim sosok yang perlu diperhitungkan untuk dicalonkan dalam kontestasi Pilbup Natuna.

Sontak saja Grup berita natuna yang memiliki 45 ribu anggota ini pun ramai memperbincangkan sosok candra ibrahim.

Berikut beberapa komentar warganet mengenai sosok Candra Ibrahim yang dikutip Mediakepri.co.id.

Akun Bambang Suherly Beltim mengatakan ” Mantul saatnya yang muda bangun negeri, “.

Kemudian akun Riky Rinovsky ” sosok satu ini boleh diperhitungkan,”.

Namun, selain komentar dukungan, juga ada warganet yang masih bingung karena belum mengenal sosok Candra.

Terlihat Candra Ibrahim pun turut mengomentari postingan tentang dirinya pada Grup Berita Natuna. Ia pun mengatakan akan mempertimbangkan saran untuk menjadi kandidat bakal cabup dan cawabup Natuna.

Namun demikian, ia menilai untuk mengikuti konstestasi pilkada bukanlah hal mudah, karena banyak syarat perlu dipenuhi.

“berbuat untuk kampung, tak harus bekerja dikampung, sejak awal jadi wartawan tahun 1993 saya sudah ratusan kali menulis dan mengabarkan tentang natuna,” kata Candra.

Lanjutnya, setelah menjadi pimpinan di media Batam Pos dan Ketua PWI Kepri, dirinya tetap bergerak dibelakang meja menyusun konsep untuk membangun natuna sesuai profesinya sebagai wartawan.

“Kalau untuk yang lain tak dapat saya jawab saat ini, biarlah waktu akan menjawab. Sebab saya tahu banyak masyarakat natuna yang baik dan inginkan perubahan, tapi masih ada segelintir yang mengukur kemampuan calon pemimpin dari isi kocek, ini yang saya tak mampu, terimakasih atas wacananya, salam buat kaum milenials natuna,” ujar Candra Ibrahim. (alfian)

Editor :