Senin | 25 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Tragis! Rebutan Janda Beranak Tiga, Satu Masuk Penjara dan Satu Tewas Mengenaskan, Ini yang Terjadi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bangka – Seorang pria bernama Andrew meregang nyawa setelah terlibat duel maut selama menit.

Pria berusia 40 tahun ini bersimbah darah karena mengalami sejumlah luka tikam senjata tajam di tubuhnya.

Loading...

Andrew berduel dengan Anto Iwan (35).

Sebelum ajal menjemput, Andrew sempat menghubungi temannya melalui video call.

Detik-detik terakhir itu disaksikan Haji Ipi (45), seorang warga di lokasi kejadian

Dalam video call itu Andrew menyebutkan bahwa dia akan mati jika tak ditolong.

Loading...

Duel maut itu terjadi diduga Anto Iwan tak senang Andrew menjalin kasih dengan mantan pacarnya, ZR, janda beranak tiga.

Malam minggu lalu, menjadi kenangan kelam bagi ZR yang harus kehilangan calon suami dengan cara tragis.

Berikut sejumlah fakta duel maut gara-gara cinta segitiga:

Korban sempat video call

“Tolong aku, mati aku kalau tidak ditolong.”

Kalimat itu didengar Haji Ipi (45), warga Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, dari mulut Andrew.

Saat itu, menurut Haji Ipi, Andre yang bersimbah darah melakukan video call.

Tidak beberapa lama, Andrew ambruk dan meregang nyawa.

“Korban roboh, tapi masih sempat mengucap, La Ilaha Illallah (tiada Tuhan selain Allah SWT). Di saat itu pula HP di tangan korban terlepas dari tangan, dan korban tak berdaya (meninggal dunia),” kata Haji Ipi saat mengenang peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 11 Mei 2019 malam tersebut.

Haji Ipi merupakan warga yang menyaksikan duel maut antara Anto Iwan (35) dan Andrew (40) pada Sabtu, 11 Mei 2019 malam lalu.

Haji Ipi mengaku awalnya mendengar suara minta tolong pada malam tersebut.

“Saya buka pintu ternyata ada orang berkelahi, bergulat dekat rumah saya, depan Masjid Albina,” kata Haji Ipi Senin, 13 Mei 2019.

“Lalu saya tutup kembali pintu rumah dan ambil HP, saya telepon warga. Sementara dua orang itu (Anto Iwan Vs Andrew) masih tetap bertarung sambil salah satunya berteriak minta tolong,” lanjutnya.

Tak berapa lama, warga pun datang. Dan Haji Ipi kembali keluar rumah.

Dia melihat Andrew bersimbah darah dan berjalan terhuyung menuju arah Jalan Sungailiat-Mentok Desa Sempan.

“Saya lihat korban (Andrew) dalam kondisi terluka, terhuyung berjalan ke arah aspal. Korban sempat videocall (ke temannya), korban video call saat sedang sekarat. Saya lihat korban video call sambil minta tolong ke temannnya di videocall sambil bilang ..tolong…tolong ..tolong aku, mati aku kalau tidak ditolong,” kata Haji Ipi.

Duel lima menit

Anto Iwan mengaku sempat duel dengan Andrew selama lima menit.

Perkelahian itu terjadi setelah Anto Iwan bertemu Andrew di rumah ZR, janda tiga anak yang sempat menjadi pacar Anto Iwan.

Andrew berada di rumah ZR di Desa Sempan, karena keduanya berstatus pacaran.

Andrew roboh setelah ditusuk Anto Iwan sebanyak enam kali.

Ditangkap saat kabur

Polisi menangkap Anto Iwan saat berusaha kabur ke wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakaili Kapolsek Pemali, Ipda Meidy didampingi Kanit Reskrim Aipda KGG Fitrian D pada Senin, 13 Mei 2019 mengatakan sudah memanggil beberapa saksi.

Saksi yang dimaksud, antara lain, warga Desa Sempan dan pihak keluarga korban serta Saksi ZR, janda beranak tiga yang jadi rebutan.

“Kita minta keterangan pada keluarga korban sekitar enam orang, pihak saksi ZR dan juga kawan korban (video call),” kata Kapolsek Pemali Ipda Meidy didampingi Kanit Reskrim Aipda Fitrian, seraya menyatakan, penyidikan kasus ini sedang berjalan.

Pengakuan ZR

ZR tak banyak bicara saat ditemui di rumah ibunya di Desa Sempan, Pemali, Kabupaten Bangka, Senin, 13 Mei 2019.

Di rumah itu pula cekcok mulut terjadi antara Anto Iwan dan Andrew hingga berujung duel maut.

Janda tiga anak itu menyinggung hubungannya dengan Anto Iwan.

ZR mengaku sudah putus hubungan dengan Anto Iwan selama satu bulan.

“Saya punya anak tiga, suami saya (BB) sudah meninggal tahun lalu. Rencananya saya memang mau menikah dengan Andrew setelah lebaran ini,” kata ZR membuka kisah.

“Dengan Anto Iwan memang sempat berhubungan (pacaran) selama delapan bulan, tapi sudah putus. Kemudian satu bulan lebih setelah putus, saya berhubungan (pacaran) dengan Andrew dan berencana menikah setelah lebaran,” lanjutnya.

Serupa disampaikan ibu ZR di tempat yang sama. Dia menyebut Andrew sebagai calon menantu yang lebih baik bagi ZR.

Malang, Tuhan berkehendak lain.

“Padahal saya sudah setuju jika anak saya, ZR menikah dengan Andew. Andrew itu anaknya baik sopan ramah. Baru tiga kali ke rumah kami, sudah menyenangkan,” katanya.

“Baru satu tahun lebih anak saya (ZR) menjanda, sejak ditinggal ruah (almarhum suami ZR).

Anak saya (ZR) kemudian dekat dengan Anto Iwan, tapi kemudian putus hubungan (pacaran). Kemudian baru-baru ini ZR dekat dengan Andrew dan mereka berencana menikah setelah lebaran nanti, tapi ternyata Tuhan tak berkehendak,” imbuhnya menyesalkan kematian Andrew, calon menantu keduanya itu. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...