Sabtu | 23 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

Hermansyah Meninggal Dunia Usai Disuntik, Dirut RSUD Karimun Bantah Ada Kelalaian

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, Zulhadi membantah adanya kelalaian ketika menangani pasien.

Bantahan tersebut menepis dugaan mal praktik dan kelalaian petugas medis RSUD Karimun sehingga menyebabkan seorang pasien bernama Hermansyah (45) meninggal dunia.

Loading...

“Dokter yang saat itu bertugas sudah menangani sesuai standar di IGD. Pasien diberikan suntikan penghilang nyeri,” kata Zulhadi, Sabtu 15 Juni 2019.

Zulhadi menjelaskan, Hermansyah datang ke IGD RSUD Muhammad Sani pada Jumat 14 Juni 2019 sekira pukul 11.00 WIB dengan keluhan demam dan sakit di bagian kaki.

BERITA TERKAIT

Siang Ini Jenazah Hermansyah Diautopsi Dokter Bhayangkara dari Batam

Loading...

Keluhkan Sakit Demam, Hermansyah Meninggal Dunia di RSUD Karimun Usai Disuntik Dokter

“Setelah diobservasi beberapa saat (pasien) sudah dibolehkan pulang,” jelas Zulhadi, Sabtu 15 Juni 2019 sore.

Kemudian sekira pukul 19.00 WIB, Hermansyah kembali datang ke RSUD Muhammad Sani dengan keluhan sesak yang berat di bagian pernapasan. Namun Hermansyah meninggal dunia ketika ditangani.

Zulhadi juga membantah mengenai Hermansyah yang tidak mendapatkan oksigen ketika ditangani.

“Kami kekurangan oksigen, oksigen habis itu tidak ada! Oksigen kami dalam jumlah mencukupi. Jadi pasien tidak pernah kekurangan oksigen dari kita. Kita selalu berikan oksigen,” ucapnya.

Ketika ditanya mengenai suntikan yang diduga menyebabkan buruknya kondisi Hermansyah, Zulhadi mengatakan pihaknya belum dapat memastikan karena perlu pemeriksaan lanjutan.

Akan tetapi Zulhadi memastikan jika petugas medis telah menanyakan apakah Hermansyah memiliki alergi terhadap obat.

Pihak kepolisian belum bisa memastikan apa penyebab kematian korban, karena pihaknya masih menunggu proses dan hasil otopsi yang akan dilakukan oleh pihak RS Bhayangkara Batam. (yan)

Loading...
Loading...