Jumat | 04 Desember 2020 |
×

Pencarian

KEPRI

Impor Limbah Plastik, DPRD Kepri: Jangan Jadikan Kepri Tong Sampah

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Komisi III DPRD Kepri melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Batuampar bersama Bea dan Cukai Batam yang didampingi perusahaan importir limbah plastik, di Batuampar, Selasa, 18 Juni 2019.

Masuknya limbah plastik menjadi perhatian Komisi III DPRD Kepri. Diduga limbah yang diimpor itu diduga ada limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Loading...

Atas pengungkapan ini, Komisi III DPRD Kepri mendukung upaya Bea Cukai Batam untuk menuntaskan kasus ini.

“Penegahan yang dilakukan BC terhadap impor limbah plastik sebanyak 65 konteiner diharapkan segera dipublikasi hasil uji laboratoriumnya,” kata Wakil Ketua Komisi III Surya Makmur Nasution.

Lebih jauh ia mengatakan apakah bercampur limbah B3 atau tidak. Jika benar, tambahnya, limbah plastik tersebut teridentifikasi bercampur limbah B3, segera untuk di reekspor.

Selain melakukan peninjauan, Komisi III DPRD Kepri juga melakukan rapat dengar pendapat yang dihadiri Kepala BC Batam Susila Brata beserta jajaran stafnya, Dinas Badan Lingkungan Hidup Kepri dan Dinas Lingkungan Hidup Batam.

Loading...

Ketua Komisi III DPRD Kepri Widyastadi Nugroho mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti temuan impor limbah plastik yg diduga bercampur B3, kepada Gubernur Kepri melalui Ketua DPRD Kepri.

“Segera reeskpor bila bercampur B3. Kita menolak bila Kepri menjadi tempat pembungan sampah atau limbah dari negara luar,” tegasnya.

Ditambahkan Irwansah, bagi Kepri tidak ada manfaatnya impor limbah plastik, karena secara ekonomi tak sebanding dengan dampak lingkungan yang diakibatkannya.

Hadir Anggota Komisi III DPRD dalam acara hearing dan peninjauan lapangan, Saproni, Suryani, Joko Nugroho, dan Irwansyah. (r/eddy)

Loading...
Loading...