Selasa | 24 September 2019 |
×

Pencarian

KUANSING

Kades Pengalihan Minta Persoalan Silpa dan Pajak Ditindak Lanjuti Pihak Berwajib

Jumat | 28 Juni 2019 | 13:51

MEDIAKEPRI. CO. ID, Teluk Kuantan – Pemerintah Desa Pengalihan Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuansing, dibawah kepemimpinan Pjs Kades Jasmadi, S.Pd meminta pihak Pemerintah dan penegak hukum menindaklanjuti persoalan sisa lebih penganggaran anggaran (Silpa) dan dana pajak 2018 di Desa stempat.

Pasalnya kata Jasmadi, silpa yang seharusnya ada direkening desa itu berjumlah Rp 59.134.250. Namun setelah dikroscek kepihak Bank, yang ditemukan hanya Rp 621.228 saja.bererti ditemukan kekurang saldo sebanyak Rp 58.513.022.

Jasmadi menambahkan,dari penelusuran dia, selain saldo silpa yang tidak utuh, ditemukan juga dana pajak pembangunan desa 2018 yang belum storkan sebanyak Rp 38.585.778.hal itu dibuktikan dari hasil evaluasi dan monitoring dari pihak pemerintah,

Ya sejak awal tahun 2019 saya menjabat sebagai pjs kades pengalihan.setalah itu saya melakukan pengecekan seluruh aset desa, begitupun keuangan desa juga saya cek.tapi ironisnya saya tidak menemukan saldo yang semestinya ada direkening desa sebesar Rp 59.134.250.

Jasmadi nenambahkan, dia juga tidak menemukan saldo dana pajak yang nilainya cukup besar yaitu Rp 38.585.778. Yang belum disetorkan oleh mantan Kades inisial (DA) kepada pihak terkait.

“Jadi total keseluruhan dana desa yang seharusnya ada sebesar Rp 97.720.028.Tapi hanya ditemukan Rp 621.228.Hal ini menjadi pertanyaan besar, kemana sisa yang Rp 97.098.800.lagi?.”tanya Jasmadi.

Pjs Kades Pengalihan Jasmadi, berharap pihak pemerintahan Kecamatan, Kabupaten dan pihak terkait untuk menyelesaikan persoal Ini. jangan sampai didiamkan saja, karena dana desa ini merupakan uang negara yang harus dipertanggung jawabkan.

“Ini kan uang negara, jangan sampai didiamkan saja dan harus dipertanggung jawabkan oleh pejabat sebelumnya. Karena ini demi kebaikan pembangunan desa kedepannya”ungkapnya.

Semtara kasi PMD kecamatan kuantan hilir seberang Iskandar ketika dihubungi melalaui ponsel,membenarkan hal tersebut, dia mengakui bahwa berdasarkan monitoring dan evaluasi bersama memang ditemukan silpa dan penunggakan pajak didesa pengalihan.

“ya memang benar, hasil dari hasil monitoring kami didapati persoalan silpa dan pajak yang belum disetorkan.dan kami sudah menyurati dan mengingatkan kepada mantan kades (DA) untukan Menyelasaikan persoalan ini.”ujarnya singkat. (depriandi)

Editor :