Senin | 25 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

Komisi II DPRD Batam Menilai Kinerja BUMD Batam Lamban

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Komisi II DPRD Kota Batam, menilai PT Pembangunan Batam yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Batam, tidak bekerja secara maksimal dan tidak memberikan keuntungan banyak bagi masyarakat.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Ketua Komisi II DPRD Batam, Edward Brando, kepada kru mediakepri.co.id, Selasa, 11 Juni 2019 di Batam Center.

Loading...

“Seharusnya BUMD Batam, dapat menjadi garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan dan hajat hidup orang banyak, bukan seperti yang terjadi sekarang ini,” ujarnya kesal.

Politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, sejatinya semua pihak berharap perusahaan plat merah harus hadir di tengah persoalan masyarakat. Termasuk membantu melakukan intervensi pasar.

“Harus kita akui, ini kesalahan kita, core bisnis BUMD tidak jelas. Ke depan Pemko maupun DPRD Batam harus tentukan core bisnis BUMD,” imbuhnya lagi.

Dilanjutkannya, dalam waktu yang tidak lama lagi jajaran Direksi BUMD akan diganti. Pihaknya berharap ke depan persoalan yang menyangkut hajat hidup orang banyak menjadi bagian utama untuk dilakukan BUMD. Termasuk pangan, maupun persoalan lain seperti air.

Loading...

Nantinya, direktur BUMD yang baru diminta dapat menekan harga beberapa komoditas pangan. Salah satunya cabai merah yang saat ini masih bertengker di harga Rp 120 ribu per kilogram, yang disebabkan minimnya pasokan dari distributor.

”BUMD tidak 100 persen tujuannya mencari keuntungan saja, tapi juga merupakan public service. BUMD harus juga urus pangan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kabag Perekonomian Pemko Batam, Zurniati, mengatakan soal bidang usaha gas oleh BUMD Batam kini terkendala aturan baru terkait pengaturan niaga gas dari pemerintah pusat.

Menurutnya, mata rantai penyaluran gas disederhanakan, alhasil pihak ketiga yang selama ini bekerja sama dengan BUMD Batam tidak lagi mendapat izin. BUMD didorong untuk mencari bisnis lain, termasuk pangan.

”Ada harapan BUMD juga mencari jenis usaha lain,” kata Zurniati. Sementara pemilihan Direksi BUMD yang baru, beberapa kali ditunda. Awalnya Direksi di bawah kepemimpinan Hari Basuki berakhir September 2018 lalu. (sal)

Loading...
Loading...