Minggu | 29 November 2020 |
×

Pencarian

KUANSING

Lintas Sumbar-Riau Makan Korban, Akibat Rem Blong Truk Angkut Batu Bara Nabrak Truk Lainnya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Lagi lagi , jalan raya lintas Sumbar-Riau terjadi kecelakaan. Mobil truk pengangkut batu bara menabrak truk lainnya di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Peristiwa naas ini terjadi pada Kamis, 20 Juni 2019 pagi menjelang petang. Diduga kejadian ini terjadi akibat truk warna orange tidak bisa dikontrol oleh pengemudinya karena mengalami rem blong.

Loading...

Informasi di lapangan, kecelakan ini terjadi akibat mobil truck batu bara warna Orange dengan nomor polisi (Nopol) BM 8291 RY mengalami rem blong. Pada saat itu terjadi, sebuah truk lainnya melintasi turunan di daerah Bukit Batabua, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudiak.

Kapolsek Kuantan Mudik, AKP, Afrizal mengatakan kronologi terjadinya kecelakaan ini sekira pukul 10.00 WIB. Mobil batu bara Nopol BM 8291 RR beriringan dari daerah Kiliran Jao menuju arah Lubuk Jambi, Kec Kuantan Mudik. Dan sesampai di jalan lintas Desa Kasang, mobil truck lainnya yang dikemudikan Jhon Henri Sihombing menabrak mobil truck batu bara dengan Nopol BM 8096 RY yang berada di depan yang di kemudikan Darwin Tampubolon.

“Akibat kejadian tersebut, mobil truck yang dikemudikan Darwin Tampubolon terguling di badan jalan. Sedangkan mobil truck batu bara yang kemudikan Jhon Henri Sihombing rusak parah dibagian depan,” ungkap Kapolsek

Lebih jauh Aprizal menerangkan akibat kecelakaan ini Jhon Hendri dan Darwain ini hanya mengalami lecet dan lebam dibagian kaki. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Loading...

Hanya saja, katanya, dengan kejadian kecelakaan ini arus lalu lintas sedikit terganggu. Kerena batu bara bertumpahan dibadan jalan. Pada saat ini, tambahnya, telah diatur oleh anggota polisi yang lagi piket dari Mapolsek Kuantan Mudik.

“Saya berharap semua supir untuk selalu melakukan pemengecekan mobilnya setiap mau berangkat. Supaya hal seperti ini tidak terjadi lagi,” tutup Aprizal. (depriandi)

Loading...
Loading...