Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Karimun

HEADLINE

BPOM Temukan Bahan Borax dan Rodhamin di 10 Produk Pedagang di Pasar Puan Maimun

Rabu | 03 Juli 2019 | 18:44

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam menemukan bahan berbahaya berupa borax dan rodhamin di 10 produk makanan yang ada di Pasar Puan Maimun.

Temuan tersebut diketahui dari hasil kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) program pasar aman dari bahan berbahaya yang dilaksanakan BPOM Batam sejak Juni 2019 dengan menguji 100 sampel dari barang dagangan di Pasar Puan Maimun.

Adapun barang yang diketahui mengandung borak adalah kerupuk tempe, siomay, kerupuk nasi, tahu jawa, kerupuk rambak, kerupuk tepung kecil, kerupuk tepung lebar dan pelembut daging

Sementara barang-barang yang mengandung rhodamim adalah terasi merah dan pelembut daging.

Kepala BPOM Batam, Yosef Dwi Irwan yang dikonfirmasi membenarkan adanya temuan tersebut. Surat penegasan dikeluarkan setelah pihaknya melakukan uji lanjutan di laboratorium BPOM.

“Memang ditemukan menggunakan alat tes. Ini kita uji penegasan di lab. Karena kemarin indikasi awal. Kita berikan surat agar pihak pasar memberikan pembinaan agar pedagang tidak menjual lagi,” kata Yosef, Rabu 3 Juli 2019.

Yosef menyampaikan terkait temuan bahan berbahaya merupakan hal klasik. Bukan hanya di Provinsi Kepri saja tapi diseluruh Indonesia. Bahkan untuk di Kepri masih cukup bagus.

“Di Kepri masih lumayan cukup bagus. Dari 100 hanya 10 (temuan). Pasar Puan Maimun termasuk pasar aman dan kita ingin aman,” katanya.

Terpisah, Dirut Perusda Kabupaten Karimun, Devanan Syam selaku pengelola Pasar Puan Maimun yang dihubungi mengaku belum menerima secara resmi surat tersebut.

Namun Ia mengaku telah berkoordinasi dengan BPOM Batam setelah mendapatkan informasi mengenai tersebarnya surat penegasan hasil monev itu. (yan)

Editor :