Selasa | 22 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Karimun

KARIMUN

Harga Cabe Merah di Karimun Tembus Rp90 Ribu Perkilogram

Selasa | 09 Juli 2019 | 1:19

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Harga cabe merah di Pasar Puan Maimun kembali naik, harganya pun tembus hingga 90 ribu perkilonya.

Kenaikan harga cabai dipicu minimnya pasokan dari luar akibat pengaruh musim atau gagal panen serta belum masuknya waktu panen di daerah penghasil.

Selain itu, kenaikan juga terjadi dikarenakan biaya angkutan yang mengalami kenaikan baru-baru ini.

Reyhard, salah seorang pedagang di Pasar Puan Maimun mengatakan harga cabai memang mengalami kenaikan. Meski sempat turun pasca lebaran kemarin, kenaikan kembali terjadi disebabkan minimnya pasokan.

“Iya memang naik karena gagal panen, pasokan minim dan daya beli juga turun, biasanya bisa jual sampai 10 kilogram, sekarang hanya 1 Kilogram,”kata Reyhard di Pasar Puan Maimun, Senin 8 Juli 2019.

Ia menyebut, biasanya harga cabe merah dijual Rp 40 ribu. Selain itu, Cabai Hijau dijual biasanya Rp 25 ribu naik ke Rp 70 ribu perkilogramnya.

Sementara itu, Cabai Rawit biasanya dijual Rp 35 ribu naik ke angka Rp 90 ribu perkilogramnya, Sedangkan Cabai Kering Rp 48 Ribu kilogramnya. Untuk komoditi bumbu dapur lainnya juga seperti bawang merah jawa alami kenaikan dijual Rp 40 ribu yang biasanya dijual Rp 28 ribu perkilogramnya.

“Kenaikan ini buat daya beli turun, masyarakat lebih memilih membeli Cabai Kering yang harganya tetap meski lainnya alami kenaikan,”katanya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun Muhammad Yosli mengatakan, kenaikan harga bahan pokok jenis cabai itu terjadi dikarenakan berkurangnya pasokan cabai dari daerah penghasil dan biaya angkutan tinggi.

“Iya memang terjadi kenaikan, namun itu hanya Cabai. Kenaikan ini dikarena kan pengaruh musim dan juga biaya angkut yang sedikit alami kenaikan,”kata Yosli. (yan)

Editor :