Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Walikota dan Wakil Walikota Batam

BATAM

Pemandu Lagu di The Exotic Pub & KTV Juga Layani Nafsu Lelaki Hidung Belang

Selasa | 06 Agustus 2019 | 19:45

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Tidak hanya menemani para tamu untuk bergembira dengan bernyanyi, pemandu lagu di The Exotic Pub & KTV juga ikut melayani nafsu lelaki hidung belang.

Hal ini terungkap saat rilis Polda Kepri di Media Centre Polda Kepri, Selasa, 6 Agustus 2019 sekitar pukul 11.00 WIB.

Pengungkapan tindak pidana perdagangan orang ini diungkapkan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga. Dalam giat tersebut dihadiri Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP Arie Dharmanto, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri Kompol Dhani Catra Nugraha, Kaur Mitra Bidhumas Polda Kepri AKP Syarifuddin.

Disampaikan pengungkapan tindak pidana perdagangan orang, diawali dari informasi tentang adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang yang terjadi di The Exotic Pub & KTV, Lubuk Baja, Kota Batam dengan melibatkan para pekerja perempuan (pemandu lagu) sebagai korban.

Kemudian, Jumat, 2 Agustus 2019 dilakukan penyelidikan di lokasi tersebut dan ditemukan adanya seorang pekerja perempuan (pemandu lagu) Inisial A yang telah melayani tamu dengan cara melakukan hubungan seksual di kamar hotel L nomor 307.

Dalam proses penyidikan ditemukan fakta adanya modus operandi eksploitasi dari pengelola The Exotic terhadap perempuan yang bekerja pada tempat tersebut. Pengelola memanfaatkan korban untuk memberikan servis kepada tamu sehingga memperoleh keuntungan dengan menetapkan tarif charge pemandu lagu dan GRO ( Guest Relation Officer / pelayan ) serta sistem bagi hasil.

Dalam modus operandinya pengelola The Exotic Pub & KTV menawarkan paket minuman dengan free 1 ( satu ) kamar hotel, dimana Hotel dengan The Exotic masih dalam satu manajemen dalam perusahaan PT UMBJ sehingga diperoleh fakta bahwa paket free hotel dijadikan sebagai modus dalam menjalankan praktek prostitusi.

Pada pengungkapan TPPO , penyidik mengamankan 2 (dua) orang sebagai Tersangka dengan Inisial AJ (Selaku General Manager L Hotel dan The Exotic Pub & KTV) dan Inisial AH (Selaku Manager KTV The Exotic). Untuk Korban berjumlah 6 (enam) orang dan telah dikembalikan kepada pihak keluarga.

Barang Bukti yang dapat diamankan dari pengungkapan ini yakni 1 (satu) kondom bekas pakai merek sutra dengan bungkus warna hitam, uang tunai sejumlah Rp 2.650.000, 1 (satu) bundel bukti pembayaran bill tamu the exotic pub & ktv.

Barang bukti lainnya, 1 (satu) lembar voucher no. 00000072 the exotic pub & ktv dengan nomor vip 205, 1 (satu) lembar bukti check in kamar L hotel nomor 307, 1 (satu) buku catatan titipan gro warna hijau, 1 (satu) kartu kunci kamar l hotel nomor 307, 1 (satu) lembar menu paket minuman the exotic pub & ktv.

Pasal yang dikenakan adalah Pasal 2 dan Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang, dengan ancaman paling singkat 3 tahun paling lama selama 15 (lima belas) tahun kurungan dan denda paling sedikit Rp. 120.000.000 dan paling banyak senilai Rp. 600.000.000. (r/redaksi)

Editor :