Rabu | 20 November 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Batam

BATAM

Plt. Gubernur Kepri: Sinergitas SKK Migas dengan Pemda Harus Ditingkatkan Lagi

Kamis | 22 Agustus 2019 | 15:15

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pelaksana tugas Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Isdianto meminta kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), untuk dapat lebih meningkatkan lagi sinergitas dengan pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kepri.

Pasalnya, sebanyak 19 ladang minyak dan gas bumi yang dieksplorasi dan dimanfaatkan, masuk kedalam wilayah kerja SKK Migas di Kepri. Sebagian besarnya berada di wilayah Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Loading...

Hal tersebut seperti yang diutarakan Isdianto dalam kegiatan Diskusi Hulu Migas dengan tema Kontribusi Sektor Hulu Migas Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang digagas oleh SKK Migas wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), bertempat di Radisson Golf & Convention Center Batam, Kamis, 22 Agustus 2019.

Dalam sambutannya Isdianto mengatakan, sebaiknya SKK Migas diikutsertakan dalam setiap kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) daerah yang menjadi wilayah kerjanya, tujuannya agar mereka faham apa yang menjadi kebutuhan di daerah tersebut.

“Saya minta SKK Migas harus bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, dan melihat langsung apa saja yang menjadi kebutuhan di daerah penghasil minyak dan gas tersebut,” katanya.

Maka dari itu, pihaknya mendorong untuk segera membuka kantor perwakilan SKK Migas di Kepri. Tujuannya nanti agar masyarakat bisa merasakan kontribusi nyata dari SKK Migas terhadap daerah yang merupakan wilayah kerjanya.

Loading...

“Secepatnya dibuka kantor perwakilan SKK Migas di Kepri, agar bisa lebih dekat lagi ke masyarakat,” imbuhnya.

Hadir dalam diskusi tersebut, Plt Gubernur Kepri, Isdianto, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Harris, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Avicenia Darwis, Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya, Widi Santuso, Kasubdit Kementerian Pengembangan Wilayah SDM, Dodi Pribadi, Commercial Manager PT. Saipem Indonesia, Budi, perwakilan mahasiswa dan insan pers. (sal).

Editor :

Loading...
Loading...