Kamis | 28 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

Winner Group Lepas Tangan saat Pembeli Lakukan Pembatalan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Jul, warga Batam ini tidak habis pikir atas tindakan dari managemen Winner Group yang terkesan lepas tangan dari tanggung jawabnya.

Sebagai pembeli, ia berharap perusahaan yang bergerak di bidang properti yang cukup dikenal di Batam tidak mempersulit dirinya.

Loading...

Dikatakan Jul, ia telah mengambil satu unit rumah yang dibangun Winner Group pada April 2017 lalu.

Karena pembelian unit rumah di wilayah Bengkong ini akan dilakukan secara kridit, hingga ia terlebih dulu harus melunasi uang muka sesuai kesepakatan.

“Setelah disepakati, lalu saya bayar tanda jadi pengambilan satu unit rumah kepada developer,” katanya.

Disebutkannya, dalam melakukan pembayaran cicilan, ia tidak ada masalah. Bahkan, tambahnya, penulisan uang muka sesuai kesepakatan, dilunasi sebelum waktunya.

Loading...

“Tetapi rumahnya belum ada. Makanya, saya minta dibatalkan,” katanya.

BERITA TERKAIT

Winner Group Dianggap Bangun Pelayanan Negatif, Konsumen Kecewa

Awal mengajukan pembatalan, katanya, tidak ada masalah. Hanya saja, katanya lebih jauh, saat akan mengembalikan dana uang muka, managemen terkesan lepas tangan.

“Managemen meminta saya menyelesaikan masalah dengan teman saya, warga negara Singapura. Apa hubungannya dengan managemen?,” katanya bertanya

Ia menegaskan, dalam melakukan pembelian satu unit rumah ini atas namanya. Tidak ada, katanya, nama siapapun yang ada di managemen dalam pembelian ini. “Jadi lucu. Saya tidak mengerti maksud managemen ini,” katanya.

Divisi Legal sekaligus juga sebagai Kuasa Hukum dari Winner Group, Johan Sembiring membenarkan adanya intervensi dari warga negara Singapura.

“Pengacara warga negara Singapura itu meminta jangan dikeluarkan uangnya. Karena kliennya tersebut bermaksud akan meneruskan pembelian unit rumah di perumahan Winner,” katanya. (sal)

Loading...
Loading...