Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

HARI INI SEJARAH

8 Tahun Perang Teluk Persia, Akibat Puncak Permusuhan yang Berlarut-larut

Minggu | 22 September 2019 | 1:20

MEDIAKEPRI.CO.ID – Perang Iran-Irak juga dikenali sebagai Pertahanan Suci dan Perang Revolusi Iran di Iran, dan Qadisiyyah Saddam di Irak. Perang ini adalah perang di antara Irak dan Iran yang bermula pada bulan September 1980 dan berakhir pada bulan Agustus 1988.

Umumnya, perang ini dikenali sebagai Perang Teluk Persia. Sehingga Konflik Iraq-Kuwait meletus pada awal 1990-an. Dan untuk beberapa waktu dikenali sebagai Perang Teluk Persia Pertama.

Peperangan ini bermula ketika pasukan Irak menerobos perbatasan Iran pada 22 September 1980. Hal ini terjadi akibat masalah perbatasan yang berlarut-larut antara kedua negara dan juga kekhawatiran Saddam Hussein atas perlawanan Syiah yang dibawa oleh Imam Khomeini dalam Revolusi Iran.

Walaupun Irak tidak mengeluarkan pernyataan perang, tentaranya gagal dalam misi di Iran dan akhirnya serangannya dapat dipukul mundur Iran.

Walaupun PBB meminta adanya gencatan senjata, pertempuran tetap berlanjut sampai tanggal 20 Agustus 1988. Pertukaran tawanan terakhir antara kedua negara ini terjadi pada tahun 2003. Perang ini telah mengubah wilayah dan situasi politik global.

Perang ini juga memiliki kemiripan seperti Perang Dunia I. Taktik yang digunakan seperti pertahanan parit, pos-pos pertahanan senapan mesin, serangan dengan bayonet, penggunaan kawat berduri, gelombang serangan manusia serta penggunaan senjata kimia(seperti gas mustard).

Dan taktik ini secara besar-besaran dilakukan oleh tentara Irak untuk membunuh pasukan Iran dan juga penduduk sipilnya, seperti yang dialami juga oleh warga suku Kurdi di utara Irak.

Dalam perang ini dipercaya lebih dari satu juta tentara serta warga sipil Irak dan Iran tewas. Dan lebih banyak lagi korban yang terluka dari kedua belah pihak selama pertempuran berlangsung. (wikipedia.org)

Editor :