Kamis | 24 Oktober 2019 |
Advertisements
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Kepri

KEPRI

Dari “Semitra” Isdianto Titip Gurindam 12 Agar Go Internasional

Senin | 30 September 2019 | 7:04

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Plt Gubernur Kepri H Isdianto didampingi Istri Hj Rosmeri Isdianto menghadiri Seminar Internasional (Semitra) dan Rapat Tahunan BKS-PTN Wilayah Barat Bidang Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya bertempat di Aula Wan Seri Beni, kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Sabtu, 28 September 2019.

Dalam Sambutannya, Isdianto mengatakan bahwa kegiatan seminar ini dilakukan bertujuan untuk mengimplementasikan hasil-hasil kajian yang inovatif oleh para peneliti, akademisi, praktisi, dan pemerhati pendidikan di bidang Bahasa, sastra, seni, dan budaya untuk memperkuat peradaban bangsa.

“Kita ketahui bersama, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya adalah hal yang bernilai luhur sehingga kita harus menjaga serta melestarikan karena itu jati diri bangsa kita,” ujar Isdianto sesaat sebelum membuka acara.

Lebih lanjut, Isdianto mengatakan bahwa ​beraneka ragam Bahasa, Sastra, Seni, serta Budaya yang ada di Indonesia ini, dapat menjadi faktor yang bernilai jual tinggi untuk wisatawan mancanegara datang untuk melihat keanegaraman itu.

“Jangan jadikan keanekaragaman yang kita punya ini sebagai tembok pemisah antara satu dengan yang lain, jadikanlah itu sebagai pemersatu serta pemerindah bangsa kita sama hal nya dengan semboyan Negara kita yakni Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki arti Berbeda-beda tetapi tetap satu,” lanjutnya.

Isdianto mencontohkan bahasa Melayu dan Gurindam 12 yang mana berasal dari Pulau Penyengat gubahan Raja Ali Haji yang merupakan keistimewaan dan kebanggaan bagi Kepri, namun sampai kini geloranya masih bersifat lokal. Maka dari itu, dari Seminar ini Isdianto menitipkan Gurindam 12 agar bagaimana dapat terangkat dan Go Internasional.

“Kita berharap dari semitra ini didapat terobosan dan cara-cara terbaru agar bagaimana Gurindam 12 ini dapat semakin eksis tidak hanya di Kepri, ini salah satu potensi budaya yang harus kita jaga,” kata Isdianto lagi.

Terakhir, secara khusus Isdianto atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada pihak penyelenggara. Seminar internasional dan pertemuan tahunan ini adalah bagian dari rangkaian acara sempena Peringatan Hari jadi ke-17 Kepulauan Riau tahun 2019.

“Semoga Seminar serta Pertemuan ini memberikan dampak positif serta wawasan yang lebih luas lagi untuk kita semua, tentu kita berharap semua peserta yang telah mengikuti kegiatan seminar ini mendapatkan pengalaman serta wawasan yang lebih luas lagi tentang Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BKS-PTN Wilayah Barat Bidang Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya Isda Pramuniati mengatakan Semitra ini sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan (bidang bahasa, sastra, seni dan budaya). Menjadi wadah bertemunya para akademisi, dekan, dosen yang mewakili perguruan tinggi wilayah barat.

“Kami berharap ini dapat dijadikan wadah menjaring ilmu yang bermanfaat sehingga kedepan perguruan tinggi kita dapat menghasilkan lulusan yang berdaya saing dan memiliki kompetensi yang handal,” kata Isda.

Kemudian, Ketua BKS-PTN Wilayah Barat Syafsir Akhlus kembali menceritakan sejarah berdirinya BKS-PTN Wilayah Barat yang mana tergabung 33 Perguruan Tinggi yang membentuk ini dan terdapat 10 bidang ilmu (termasuk bidang bahasa, sastra, seni dan budaya).

“Tentu kami berharap, berkumpulnya anggota BKS-PTN Wilayah Barat ini dapat memberikan kontribusi nyata khususnya untuk Kepri untuk semakin maju kedepan,” kata Syafsir.

Semitra sendiri diisi oleh sejumlah pembicara yang akan memberikan materi dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab serta seminar paralel, antara lain: 1. Prof Madya Dr. Halim Ali (Universitas Pendidikan Sultan Idris, Malaysia); 2. Jeong-ok Jeon, M. F. A (Universitas Negeri Jakarta); 3. Vivienne Wee, Ph.D (SIM University, Singapore); 4. Ir. Hendraman M. Sc., Ph.D (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI); dan 5. Prof. Dr. Abdul Malik, M.Pd (UMRAH, Indonesia).

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah, Kepala Biro Perekonomian Heri Andrianto, Kepala Biro Kesra Aiyyub, Ketua Lembaga Adat Melayu Kepri H Abdul Razak beserta tamu undangan lainnya. (humas.kepriprov.go.id)

Editor :