Rabu | 16 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Walikota dan Wakil Walikota Batam

BATAM

Mahasiswa dari 7 Kampus Minta Kapolresta Barelang Batalkan Aksi Demo Mahasiswa di DPRD Batam 30 September

Sabtu | 28 September 2019 | 1:28

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Lintas Perguruan Tinggi di Kota Batam, berkumpul dan bermufakat menyatakan satu kebulatan sikap bersama yang dituangkan dalam Surat Pernyataan Keberatan.

Sebanyak tujuh kampus menyatakan siap bergabung di Lintas Perguruan Tinggi di Kota Batam diantaranya, Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam, Universitas Internasional Batam (UIB), STIE Galileo, Universitas Terbuka (UT), Politeknik Negeri Batam, Universitas Batam (Uniba) dan BTP.

Adapun inti dari surat keberatan tersebut, yakni menolak aksi unjuk rasa yang akan dilakukan mahasiswa Ibnu Sina Batam pada hari Senin, 30 September 2019 mendatang, dengan mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kota Batam.

Koordinator Mahasiswa Lintas Perguruan Tinggi Kota Batam, Marsellinus Taufan Wesa, meminta kepada Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmad Purboyo, agar secepatnya mengklarifikasi persoalan ini.

“Kami minta kepada pak Kapolres, untuk segera mengklarifikasi persoalan ini. Jangan sampai ada mahasiswa yang mengaku-ngaku dari Aliansi Mahasiswa Kota Batam, tetapi kami tidak tahu. Supaya keharmonisan antar sesama mahasiswa di Batam tetap terjaga,” ujar Mex panggilan akrabnya kepada mediakepri.co.id di Lantai 2 Kepri Mall, Batam, Jumat, 27 September 2019.

Dijelaskan Mex, awalnya seluruh mahasiswa sepakat untuk turun melakukan aksi unjuk rasa secara bersama-sama. Rencananya aksi tersebut akan dilakukan di depan kantor DPRD Kota Batam.

Menindaklanjuti rencana aksi tersebut, pihaknya berencana membentuk satu wadah tempat berkumpulnya seluruh mahasiswa yang diberi nama Aliansi Mahasiswa Kota Batam.

Dilanjutkannya, pada saat pihaknya sedang mengumpulkan data-data dari seluruh kampus, tanpa sepengetahuannya, mahasiswa dari kampus Ibnu Sina Batam telah lebih dulu berkirim surat ke Polresta Barelang, menyatakan akan melakukan aksi unjukrasa dengan mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kota Batam.

“Ini yang menjadi keberatan kami. Karena pada surat yang mereka masukkan ke pihak kepolisian, aksi yang akan mereka lakukan nanti mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kota Batam,” ujar mahasiswa Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam,

Maka dari itu, pihaknya meminta kepada Kepolisian Resort Kota Barelang, untuk dapat membatalkan rencana aksi unjukrasa dari mahasiswa Ibnu Sina Batam, dengan mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kota Batam.

“Hari ini juga kami akan langsung ke Mapolresta Barelang menjumpai pak Kapolres, memohon untuk dibatalkannya rencana aksi yang akan dilakukan mahasiswa Ibnu Sina Batam. Karena aksi tersebut tidak mewakili teman-teman dari kampus lain yang ada di Batam,” pungkasnya. (sal)

Editor :