Kamis | 24 Oktober 2019 |
×

Pencarian

RAUN WAK

Penjelajahan Tim JNSP di Polda Riau Atasi Karhutla

Jumat | 20 September 2019 | 11:47

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pekanbaru – Bertepatan saat Tim Jelajah Negeri Sahabt Polri (JNSP) tiba di Kota Pekan Baru, Provinsi Riau, kondisi di Kota dengan julukan Negeri Lancang Kuning ini sedang mengalami kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Tim JNSP ke Mapolda Riau dan menemui Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo untuk mengetahui upaya Polda Riau dalam mengatasi persoalan Karhutla di Provinsi Riau.

Kepada tim JNSP, Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo menegaskan pihaknya terus berupaya maksimal menjaga Riau dari ancaman kebakaran hutan.

Upaya tersebut tergambar dalam tindakan tegas Polda Riau kepada pihak-pihak yang melakukan kejahatan pembakaran hutan.

Hingga September 2019 ini, Polda Riau telah mengamankan 51 tersangka dari 49 laporan kasus pembakaran hutan.16 kasus sudah masuk proses lidik tahap 2, empat kasus tahap 1, 28 kasus masih dalam proses penyidikan, dan satu kasus sudah masuk lengkap atau P21.

Untuk upaya pencegahan sendiri, Polda Riau telah menerjunkan 2.200 personil untuk membantu 12 polres yang tersebar di berbagai wilayah di Riau.

“Kita back up semua polres, utamanya daerah yang terpapar kabut asap seperti Bengkalis, Pelalawan, Dumai, dan Inhil,” kata Widodo di Mapolda Riau, Rabu, 18 September 2019.

Untuk memastikan ancaman kebakaran tidak lagi mengganggu, Widodo menyampaikan pihaknya juga telah menyiapkan personil tambahan dari satuan Brimob untuk kembali diterjunkan di daerah yang dinilai masih membutuhkan penanganan.

Saat ini, kata Widodo lagi, Riau khususnya Kota Pekanbaru telah menjadi perhatian nasional karena kabut asap kiriman. Padahal, hot spot di kawasan Riau ini sejatinya lebih sedikit dibandingkan daerah Sumatera lain.

“Kondisi alam, angin membawa asap ke langit Riau, sehingga kita dikerubuti kabut asap, padahal hot spot lebih sedikit,” kata Widodo lagi. (jnsp/eddy)

Editor :