Kamis | 19 September 2019 |
×

Pencarian

BATAM

Polisi Keluarkan 2.469 Tilang di Batam Selama Operasi Patuh Seligi 2019

Kamis | 12 September 2019 | 23:06

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebanyak 2,469 pengendara ditilang polisi, dan 510 pengendara mendapatkan teguran selama 14 hari pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2019 di wilayah hukum Polresta Barelang, yang digelar mulai dari tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019.

“Jumlah tersebut meningkat 117 persen dibanding tahun lalu. Jika dilihat dari segi usia, kebanyakan yang melakukan pelanggaran di dominasi usia 26 hingga 30 tahun,” ucap Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, yang didampingi oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Pati dan Wakasatlantas Polresta Barelang, AKP Kartijo dalam Press Release yang dilaksanakan di Loby Utama Polresta Barelang, Kamis, 12 September 2019.

Prasetyo mengatakan, yang paling banyak melakukan pelanggaran dan di tilang adalah sepeda motor, yakni sebanyak 2,181 pengendara. Sedangakan mobil penumpang 233 kali, mobil bus 4 kali dan mobil barang 51 kali.

Selanjutnya, untuk jumlah lakalantas apabila dibandingkan 2018 lalu dengan tahun 2019, saat operasi patuh seligi menurun 43 persen. Dimana 2018 lalu ada 23 kejadian, sedangkan 2019 ini hanya 13 kejadian.

“Terjadi penurunan lakalantas sebesar 43 persen dari tahun kemarin,” imbuhnya.

Prasetyo, mengatakan untuk korban meninggal dunia tahun 2018 ada empat orang dan tahun 2019 hanya satu orang penurunan 75 persen. Luka berat tahun 2018 ada enam orang, pada tahun 2019 ada empat orang bertambah penurunan 33 persen.

“Luka ringan ganti turun 46%, dari 28 orang menjadi 15 orang pada tahun 2019 ini, kerugian materi 68% mengurangi penurunan tahun 2018 Rp.40.000.000dan Rp. 12.900.000 pada tahun 2019,” ungkap Prasetyo.

Dikatakannya, bahwa pada tahun 2019 ini sebelum dilaksanakannya operasi patuh seligi, Polresta Barelang melaksanakan beberapa inovasi terlebih dahulu, diantaranya yaitu melakukan sosialisasi kepada anak-anak sekolah SMA sederajat, kemudian melakukan sosialisasi di radio, instansi pemerintah dan TNI Polri.

“Dalam operasi patuh ini kita fokusnya 20 persen adalah teguran, 20 persen preventif dan 60 persen adalah penindakan. Pelangaran yang banyak itu adalah tidak membawa surat-surat kendaraan,” tuturnya lagi.

Menurut Prasetyo, dalam Operasi Patuh Seligi 2019, Satlantas Polresta Barelang melakukan kegiatan pembayaran langsung di lokasi.

“Inovasi selanjutnya Satlantas, dengan menggandeng Samsat keliling ke lokasi,” kata Prasetyo.

Selain itu, Satlantas juga menggandeng tokoh – tokoh Agama baik Ustadz maupun Pendeta, gunanya untuk menasihati terkait hukum maupun agama. Satlantas Polresta Barelang juga banyak menempatkan spanduk – spanduk himbauan di berbagai titik yang rawan. (sal)

Editor :