Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Natuna

NATUNA

Ungkap Pembunuh DK , Polres Natuna Gunakan ‘Lie Detector’

Selasa | 17 September 2019 | 21:54

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Misteri Kematian Dwi Kurniawan (DK) di kediamannya Jalan Imam Ismail Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, pada 24 Oktober 2018 lalu, akhirnya diungkap Polisi Resort Natuna.

Didukung berbagai barang bukti berupa keterangan saksi, alat bukti petunjuk, dan keterangan ahli, akhirnya Polisi menetapkan BS (39) yang tak lain merupakan Kakak kandung korban sebagai tersangka.

Dalam jumpa pers di Mapolres Natuna, Kapolres AKBP Nugroho Dwi Karyanto, menyebutkan dalam menetapkan tersangka diperlukan proses penyidikan yang cukup panjang.

“Untuk bisa menentukan seseorang sebagai tersangka perlu sejumlah alat bukti yang kuat, agar tidak salah dalam menentukan status tersangka,” ujar Nugroho.

Salah satu kendala Polisi, lantaran tersangka BS tetap tidak mengakui perbuatannya. Namun, penyidik Polres Natuna tak putus akal, menggunakan teknologi canggih berupa Lie Detector atau pengungkap kebohongan, tersangka dinyatakan berbohong.

“Dalam penggunaan Lie Detector ,dinyatakan tersangka bohong dalam memberi keterangan. Lie detector ini sudah diakui oleh semua negara sebagai upaya terakhir untuk menanyakan dan melihat penyampaian pelaku,” terang AKBP Nugroho.

Meski demikian Lie Detector bukan satu-satunya alat pembuktian bahwa BS adalah pelaku pembunuhan DK. Polisi juga menguatkan penetapan tersangka dengan Barang bukti lain seperti visum dokter ahli forensik dan jejak digital elektronik.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 338 . Namun, apabila dalam proses penyidikan dan penyelidikan ditemui bukti baru ada indikasi direncanakan maka, tersangka dikenakan pasal 340, dengan Ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun penjara.

AKBP Nugroho juga mengungkapkan karna tersangka belum mengakui perbuatannya, sehingga motif pembunuhan tersebut belum dapat diungkapkan ke media.

“Meski tersangka belum mengakui perbuatannya, namun sejumlah alat bukti mengerucut bahwa DS adalah merupakan pelaku atas dugaan pembunuhan adik kandungnya sendiri. Dan penyelidikan serta penyidikan ini akan terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya nanti,” ungkapnya. (alfian)

Editor :