Selasa | 19 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

Eugene Surya Palsukan Dokumen PO PT BLP

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pengadilan Negeri (PN) Batam, kembali menggelar sidang perkara dugaan pemalsuan dokumen Purchase Order (PO) yang dilakukan oleh terdakwa Eugene Surya dengan mengatasnamakan PT. Bumi Laut Perkasa (BLP) Rabu, 23 Oktober 2019 siang.

Sidang berlangsung dalam perkara PT. Bumi Laut Perkasa sebagai Tergugat I dan Eugene Surya sebagai Tergugat II melawan PT. Golden Hardware sebagai penggugat dengan perkara No. 110/Pdt.G/2019/ PN. BTM

Loading...

Selanjutnya PT. Bumi Laut Perkasa sebagai Tergugat I dan Eugene Surya sebagai Tergugat II melawan PT. Golden Batam Raya sebagai Penggugat dgn perkara No. 111/Pdt.G/2019/ PN. BTM.

Sidang digelar di ruang Letjen TNI (Purn) Ali Said S.H, yang dipimpin majelis hakim yang diketuai oleh Jasael SH., MH, didampingi hakim anggota Muhammad Chandra SH., MH dan Efrida Yanti SH., MH, dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak tergugat I.

Dalam sidang kali ini, saksi yang dihadirkan dari PT BLP yakni, Sri Hartati. Dikatakannya PT BLP semenjak tahun 2015 hingga saat ini semua transaksi dengan seluruh supplier tidak pernah melakukan pembayaran secara tunai (cash), akan tetapi melalui transfer rekening dari bank UOB.

“Semua transaksi keuangan yang kami lakukan melalui transfer Bank yakni Bank UOB, tidak pernah kami melakukannya secara tunai,” ujar Sri dihadapan majelis hakim.

Loading...

Faktanya PT. BLP sama sekali tidak pernah mengorder material proyek termasuk tidak pernah menerima material proyek tersebut.

“Yang berhak untuk menerbitkan PO hanyalah Manager ataupun Direktur. Selain mereka, tidak dibenarkan karyawan lain membuatnya,” imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Penasehat Hukum tergugat dari Firma Hukum Tri Mandiri Justice, Taufik, menjelaskan bahwasannya Tergugat II Eugene Surya telah melakukan pemalsuan dokumen Purchase Order (PO) dengan mengatasnamakan PT. Bumi Laut Perkasa.

“Contohnya, PO resmi PT. BLP No. 08914 ditujukan kepada PT. A dengan item barang X, oleh Eugene Surya kemudian PO tersebut dipalsukan dengan cara nama tujuannya kepada PT. A dirubah menjadi kepada PT. B dan item barang dirubah dari barang X menjadi barang Y. Sehingga nomor PO nya tidak terjadi perubahan,” ucapnya.

Lebih lanjut Taufik menjelaskan, Tergugat II Eugene Surya telah mengakui segala perbuatannya.

“Saat ini saudara Eugene Surya juga sebagai Terdakwa dalam perkara Pidana di PN Batam atas pemalsuan PO yang mengatasnamakan PT. BLP kepada Perusahan Jotun yang di laporkan oleh pihak Jotun,” pungkasnya. (sal)

Loading...
Loading...