Rabu | 16 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Anambas

ANAMBAS

Forum Evaluasi Kinerja di Siantan Tengah, Wan Rhumadi: Ada Oknum yang Membuat Dokumen Desa

Sabtu | 05 Oktober 2019 | 10:21

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Camat Siantan Tengah Wan Rhumadi membuka kegiatan Forum Evaluasi Kinerja di Aula Kantor Camat, Kamis, 3 Oktober 2019.

Forum ini diikuti Kepala Desa (KADES), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), staf Desa, Pendamping Kementerian Desa dan Sarjana Desa.

“Evaluasi Kinerja merupakan langkah untuk menyelamatkan desa dari permasalahan yang sedang dihadapi Desa Saat ini,” kata Wan Rhumadi.

Dikatakannya butuh keterbukaan terhadap permasalahan yang terjadi. Dengan begitu, tambahnya, agar mudah diambil tindakan dalam rangka pembinaan.

Hal yang terpenting, katanya menyarankan, diperlukan senergi antar Kades dan BPD. Lalu, hal yang sama juga terhadap fasilitator desa dari Kementerian Desa dan Sarjana Desa.

“Gunakan peran. Mari bersama kita bergandengan tangan dengan tujuan memajukan desa secara serentak,” ucapnya

Dijelaskannya, kecamatan Siantan Tengah sedang melakukan evaluasi terhadap Laporan Keterangan penyelenggaraan Pemerintah Desa (LKPD). Hal ini dilaksanakan dalam rangka penjaringan terhadap bakal calon kepala desa yang akan maju di pemilihan kepala desa (Pilkades).

“Ada tiga desa di Kecamatan Siantan Tengah yang akan melakukan pemilihan serentak yaitu Desa Air Asuk, Lidi dan Desa Air Sena. Pelaksanaannya di akhir Desember 2019 ini,” sebutnya.

Untuk itu, katanya lebih jauh, ia minta kepala desa segera menyelesaikan dokumen sebelum disampaikan ke Bupati. Aturannya, katanya, wajib menyerahkan ke BPD terlebih dahulu. Selanjutnya, dipaparkan secara terbuka supaya sesuai antara data dan fakta di lapangan.

“Baik itu dibidang penyelenggaraan pemerintah desa, pembinaan, pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan sesuai dengan amanah Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 46 Tahun 2016,” ujarnya.

Disebutkannya, ada isu pengerjaan penyelesaian dokumen pertanggungjawaban desa, khususnya di Siantan Tengah tentang LPPD, adanya oknum yang membantu.

“Hal ini menjadi tugas kecamatan untuk mengevaluasi, agar tidak terjadi kesalahan dalam pembuatan dokumen. Maka diperlukan sinergitas dalam bekerja. Verifikasi terlebih dahulu sebelum dokumen tersebut disampaikan ke Bupati. Ini menjadi perhatian serius untuk kita bersama,” katanya.

Pernyataan tersebut dibenarkan tenaga ahli kabupaten dari Kementerian Desa, Irfan Panggabean. Diakuinya ada kelemahan terhadap SDM Staf Desa yang lamban dalam memahami penyusunan dokumen LPPD tersebut.

“Kami akan lakukan pemantauan, khusus desa yang menjadi sorotan, tak bisa dibiarkan. Dengan adanya evaluasi kinerja ini desa akan lebih baik dan semua permasalahan yang dihadapi saat ini dapat teratasi secara Tuntas,” katanya mengakhiri. (rofy)

Editor :