Rabu | 16 Oktober 2019 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Jokowi Saksikan Kekuatan Ratusan Pesawat Tempur Indonesia di Lanud Halim

Sabtu | 05 Oktober 2019 | 11:27

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Jokowi menyaksikan aksi dan atraksi dari kekuatan ratusan pesawat tempur milik Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Penyaksian ini setelah Jokowi pimpin upacara peringatan HUT ke-74 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Bertindak sebagai Komandan Upacara itu yakni Kolonel Marinir Rudy Sulistyanto.

Presiden didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Dalam upacara itu, Ketiga matra, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, menampilkan atraksi dan parade di Lanud Halim.

Menurut keterangan pers Mabes TNI, pada acara itu pasukan parade berjumlah 6.806 personel terdiri dari berbagai lambang kesatuan. Pesawat udara yang akan dikerahkan pada HUT ke-74 TNI Tahun 2019 berjumlah 157 unit.

Sejumlah demonstrasi keterampilan prajurit juga memeriahkan kegiatan yang terdiri dari kolone senapan, bela diri militer dan tari perang garuda, terjun payung, demo udara.

Selain itu, TNI juga akan melakukan demo tempur dengan susunan alutsista parade terdiri dari Radar Surveillance 2 unit, Turangga 2 unit, Oerlicon 2 unit, RM 70 Grad 2 unit, IVERLS 4 unit, Serpa 2 unit, NIPCP Mistral 2 unit, Caesar 4 unit, Atlas Mistral 2 unit, Astros 4 unit, Ailoa 8 unit, 2 pesawat Boeing 737, 2 pesawat CN 235, 2 pesawat F 16. Selain itu tim aerobatik Jupiter dengan pesawat KT1B, Sukhoi 27-30.

Tampak hadir dalam kegiatan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin, Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Jaksa Agung M Prasetyo, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro. (***)

Editor :