Senin | 18 November 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Karimun

KARIMUN

Karantina Karimun Musnahkan Daging Ilegal Asal Malaysia dan Bawang Merah

Selasa | 01 Oktober 2019 | 20:22

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Stasiun Karantina Pertanian Kelas ll Tanjungbalai Karimun, Kepri memusmahkan media pembawa Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), Selasa 1 Oktober 2019.

HPHK dan OPTK yang dimusnahkan adalah daging sapi, kulit sapi, jeroan ayam, daging ayam fillet dan daging bebek dengan total berat 356,5 kg. Kemudian, sosis ayam, nugget ayam, burger daging sapi berat total 1.833.6 kg.

Loading...

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar menggunakan mesin incinerator di kantor Stasiun Karantina Jalan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun. 

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas ll Tanjung Balai Karimun Priyadi mengatakan HPHK dan OPTK yang dimusnahkan merupakan tangkapan bulan Agustus dan September 2019.

“Barang ini hasil penindakan kita sejak Agustus sampai September 2019,” katanya.

Priyadi menjelaskan, barang-barang tersebut berasal dari Malaysia tujuan Moro serta berasal dari Batam. Dibawa dengan menggunakan kapal Ferry Internasional dan kapal laut.

Loading...

Saat ditanya terkait siapa pemilik barang, Priyadi mengaku pihaknya tidak menemukan pada saat penindakan berlangsung.

“Pemiliknya berada di Malaysia, karena masih pembinaan, kita hanya memperingatkan pembawa barangnya untuk tidak mengulangi, jika mengulangi baru kita tindak,” jelas Priyadi.

Selain berbagai jenis daging yang tidak dilengkapi oleh surat-surat dokumen yang lengkap, Karantina juga memusnahkan OPTK berupa bawang merah (bawang India) seberat 390 kg.

Priyadi berharap agar masyarakat Kabupaten Karimun dapat dibina dan diarahkan untuk melalulintaskan MP HPHK dan OPTK secara legal sesuai prosedur dan persyaratan karantina. (yan)

Editor :

Loading...
Loading...

Sorry. No data so far.