Rabu | 16 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Walikota dan Wakil Walikota Batam

BATAM

Penyaluran Dana CSR Kini Bisa Melalui YASKI Kepri

Selasa | 08 Oktober 2019 | 22:01

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Yayasan Sumbangan Sosial Keagamaan Kristen Indonesia (Yaski) wilayah Kepulauan Riau, kini siap menerima dan menyalurkan dana Corporote Sosial Reponsibiliti (CSR) dari perusahaan baik swasta maupun BUMN.

Hal tersebut berdasarkan Keputusan Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI No. R-418/DJ.IV/Ku.00.2/12/2017 dan Peraturan Dirjen Pajak No. PER 11/PJ/2018 tentang lembaga yang ditetapkan pemerintah sebagai penerima zakat atau sumbangan sosial keagamaan yang sifatnya wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan Bruto Wajib Pajak.

Ketua Yaski Kepri, Ronald Raja Siregar mengatakan, lembaga ini sama halnya dengan Baznas dikalangan umat Islam. Yang mana lembaga ini menjadi perpanjangan tangan dari perusahaan untuk menyalurkan dana CSR nya untuk dimanfaatkan kepada kesejahterahan masyarakat khususnya diwilayah Kepri.

“Menurut Undang-Undang, CSR itu wajib dikeluarkan oleh perusahaan setiap tahunnya. Nah, lembaga kita salah satunya yang berhak menerima dan menyalurkannya,” ujar Ronald kepada mediakepri.co.id di Hotel Ibis Styles Batam, Selasa, 8 Oktober 2019.

Lebih lanjut Ronald menjelaskan, nantinya dana sumbangan keagamaan yang diberikan akan dikelola dan disalurkan melalui program-program kerja yang telah disiapkan lembaganya antara lain, Program Indonesia Mengasihi (PIM), Program Indonesia Sejahtera (PIS), Program Indonesia Cerdas (PIC) dan Program Indonesia Prima (PIP).

“Keempat program kerja ini menjadi prioritas kami dalam hal penyaluran dana CSR di wilayah Kepri,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Direktur Peraturan Perpajakan II RI, Dr.Yunirwansyah sangat mendukung sekali atas dilaksanakannya sosialisasi ini. Kegiatan ini merupakan salah satu fungsi dari Dirjen Pajak, selain fungsi pengawasan dan pelayanan ada juga fungsi penyuluhan.

Dijelaskannya, zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib dapat dikurangkan dari penghasilan Bruto Wajib Pajak, dengan syarat dibayarkan melalui badan atau lembaga penerima zakat yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah.

“Apresiasi dan salut saya kepada Yaski Kepri yang telah menginisiasi acara ini, dengan mengikutsertakan para pengusaha dan wajib pajak lainnya,” pungkasnya. (sal)

Editor :