Senin | 30 November 2020 |
×

Pencarian

INHIL

Perceraian di Inhil Meningkat, Ekonomi dan Perselingkuhankah yang Menjadi Faktornya?

MEDIAKEPRI.CO.ID, Inhil – Pada tahun 2018, Kantor Pengadilan Agama Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau mencatat ada mencapai 1.000 kasus perceraian, namun di tahun 2019 ini kasus perceraian mengalami peningkatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pengadilan Agama Tembilahan melaui Panitera Muda Hukum Taharuddin. Rabu, 30 Oktober 2019.

Loading...

“Tahun lalu (2018) menyentuh angka 1000 kasus perceraian dan hampir setiap tahun selalu meningkat,” ungkap Taharuddin.

Taharuddin mengungkapkan bahwa kasus perceraian di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini hampir 70 sampai dengan 80 persen merupakan faktor ekonomi dan perselingkuhan.

Disamping itu, Taharuddin mengatakan kembali bahwa hampir 80 persen kasus tersebut yang menggugat cerai adalah istri dan 20 persen suami.

“Dan yang lebih banyak menggugat cerai adalah Istri sebanyak 80 persen, serta gugatan suami (cerai talak) 20 persen,” tuturnya.

Loading...

Ditahun 2019, Taharuddin mengatakan kasus perceraian mengalami peningkatan drastis. “Tahun ini dari bulan Januari hingga September 2019 sebanyak 1.488 kasus perceraian,” ungkap Taharuddin.

Dia menyarankan kepada masyarakat Kabupaten Inhil yang saat tengah mengalami persoalan rumah tangga untuk tidak gegabah mengambil keputusan. “Sebelum memutuskan untuk bercerai bisa dibicarakan secara kekeluargaan dan atau datang ke KUA,” tukasnya. (r/bowo)

Loading...
Loading...