Rabu | 16 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Walikota dan Wakil Walikota Batam

BATAM

Sekjen Kemenag RI Buka Sosialisasi Pembinaan Jabatan Fungsional Perencana 2019

Kamis | 10 Oktober 2019 | 13:29

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sekretaris Jenderal Kemenag RI Prof. Dr. Phil.H. Mohamad Nur Kholis Setiawan memberikan arahan dalam kegiatan sosialisasi pembinaan jabatan fungsional perencana di Hotel Golden View Batam, Rabu, 9 Oktober 2019 malam.

Dalam arahannya Sekjen mengatakan baik tidaknya yang dilakukan oleh sebuah institusi tergantung pada how to plan yang dilakukan oleh para perencana.

“Kita musti belajar dari masa lalu kita. Perencana menjadi urat nadi yang sangat signifikan yang terkait dengan pembenahaan organisasi terutama Kemenag yang begitu banyak satkernya,” kata Sekjen. 

“Antara fungsional perencana dengan jabatan struktural perencaaannya harus saling koordinasi karena satu tubuh yang saling melengkapi,” pesannya. 

Terkait rencana program tahun 2020, setidaknya ada 9 sasaran strategis yang ingin dicapai oleh Kemenag. Program baru di Kemenag antara lain penguatan moderasi beragama. Perencana harus mampu menginventarisasi kegiatan apa saja yang berhubungan dengan moderasi beragama. 

“Di tahun 2020 juga, kita dituntut untuk meningkatkan kualitas penyelengggaraan ibadah haji dan umroh. Ini selaras dengan UU 8 Tahun 2019 bahwa Kemenag juga berkewajiban untuk meningkatkan pelayanan ibadah umroh,” ujar Sekjen.

“Selain itu tahun 2020 juga kita dituntut untuk melakukan pelayanan jaminan produk halal. Jaminan produk halal sejatinya menciptakan ekosistem bisnis baru. Karena disitu akan muncul simbiosis mutualisme antara berbagai pihak. Pelaku usaha jelas akan mendapatkan peluang usaha baru dengan keuntungan yang lebih terjamin karena konsumennya merasa lebih nyaman karena produknya halal dan negara juga akan mendapatkan tambahan penerimaan negara dari tarif pengurusan sertifikasi produk halal,” jelasnya. 

Sekjen juga berpesan perencana harus bisa melihat masa lalu sebagai baseline untuk mencapai kinerja yang lebih baik dengan mengkomparasikan kegiatan yang sedang berjalan, lalu apa yang kita lakukan di masa yang akan datang. 

“Betapa pentingnya para perencana kita dengan koordinasi dengan pejabat struktural perencanaan di masing-masing satker. Kemenag juga harus mampu memikirkan kesinambungan antara dimensi logika dengan dimensi logistik. Logika adalah sumbahsih para perencana dalam melaksanakan kinerjanya dan logistik adalah reward yang didapatkan,” sambungnya. 

“Sekjen melakukan analisis jabatan dengan komparasi tunjangan kinerja dengan program dan kegiatan yang sidah dilaksanakan,” ungkap Sekjen.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan Kemenag RI, Dr. H. Ali Rokhmad mengapresiasi pengurus Pokjanas yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Kegiatan tersebut menurutnya diikuti oleh 113 orang peserta. 

“400 perencana sudah ada di Kemenag dan peminatnya terus bertanbah. Seleksi menjadi perencana sedemikian ketatnya sehingga mereka adalah orang-orang yang memiliki kompetensi profesional. Thema yang kita usung adalah Wujudkan profesionalitas perencana. Jika perencana profesional maka dapat wujudkan RKAKL yang berkualitas yang berujung pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” ucap Ali Rokhmad. 

Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenag Kepri Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA dalam sambutannya mengatakan Kepri masih kekurangan pegawai. Menurutnya masih ada KUA yang belum memiliki staf, begitu juga di madrasah juga masih kekurangan guru. 

“Hal itulah yang membuat kami bekerja sangat keras untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami sangat senang dan bangga atas dipilihnya Kepri untuk beberapa kegiatan nasional,” ungkap Kakanwil. (sal).

Editor :