Jumat | 13 Desember 2019 |
pemkab lingga
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Lingga

LINGGA

Jatuh Cinta Pandangan Pertama, Moeldoko Akan Terus Dukung dan Pantau Perkembangan Pembangunan di Lingga

Senin | 25 November 2019 | 15:30

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko, jatuh cinta pada pandangan pertama ke Lingga Bunda Tanah Melayu. Kecintaan itu yang membuatnya berulangkali datang ke Lingga.

“Saya jatuh cinta ke Lingga saat pertama kali datang ke sini,” kata Moeldoko di sela-sela acara Temu Bisnis di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Ahad, 24 November 2019.

Loading...

Airnya berlimpah, imbuh Moeldoko, tanahnya subur, hijau, dan dilingkari laut yang bening. Yang semuanya itu merupakan potensi luar biasa.

Itu sebabnya, meski, perjalanan dari Jakarta ke Kabupaten Lingga tidak mudah, dan jadwal kerjanya sebagai KSP yang supersibuk. Moeldoko, tetap datang berkunjung seperti yang dilakukannya.

Perjalanan sekitar empat jam dengan speedboat dari Batam ke Dabo Singkep, pun tetap ditempuh Moeldoko. Bahkan, juga saat harus berbasah kuyup karena hujan saat meninjau tambak di Marok Kecil, Singkep Barat, tak membuat kecintaannya ke Lingga, luntur.

Begitu cintanya hingga Moeldoko, memastikan akan terus mendukung, dan memantau perkembangan pembangunan di Kabupaten Lingga. Termasuk, pembangunan tambak 836 hektare, yang diresmikannya, Ahad, 24 november 2019.

Loading...

“Saya ingin saat saya datang lagi, progres tambak udang ini sudah berjalan dengan baik,” ucap Moeldoko di sela panen udang vaname di tambak Marok Kecil.

Moeldoko juga mengungkapkan kebahagiaannya, indikator kebangkitan Lingga dari daerah termiskin di Kepri terus bertambah baik. Di bawah kepemimpinan Alias Wello/M Nizar, Lingga memang terus membaik.

Paling tidak ini bisa dilihat dari jumlah APBD Lingga. Di awal mereka memimpin 2016, APBD Lingga hanya sekitar Rp700-an miliar, dan ada utang ke pihak ketiga sekitar Rp127 miliar.

Utang itu dilunaskan dalam waktu setahun, dan jumlah APBD Lingga 2020 sekitar Rp1,1 triliun.

PAD pun naik dari sekitar Rp17-an miliar menjadi sekitar Rp35 miliar tahun 2019. Padahal, Lingga tak ada lagi pertambangan.

“Senang, Lingga juga berubah dengan jelas. Indikator-indikatornya juga bertambah baik,” ujar Moeldoko, sembari menyebut setiap bulan Alias Wello datang ke rumahnya, dan mendiskusikan pembangunan di Kabupaten Lingga.

Karena kecintaannya ke Lingga, Moeldoko, memastikan akan terus berkunjung ke daerah ini. (***)

Editor :

Loading...
Loading...