Rabu | 27 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

Lestarikan Budaya Lokal, Ditpolair Polda Kepri Gelar Lomba Sampan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Untuk melestarikan budaya lokal masyarakat pesisir yang sebagian besar tinggal di pulau-pulau sekitar Batam, bersempena memperingati Hut Polairud Ke 69 tahun 2019, Ditpolairud Polda Kepri menggelar aneka lomba permainan air.

Permainan air yang diperlombakan yakni Lomba Sampan Ting-Ting dan Campang Sampan. Kegiatan dilaksanakan di Pelabuhan Beton Kampung Tua Tanjung Riau, Batam, Kamis, 21 November 2019.

Loading...

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya melestarikan budaya lokal permainan air yang dimiliki masyarakat, khususnya masyarakat pesisir dan perairan yang sebagian besar tinggal di pulau-pulau sekitar Batam,” ujar Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Drs Yan Fitri Halimansyah, MH, usai acara.

Pada pembukaan lomba, Yan Fitri menyampaikan sambutan mewakili Kapolda Kepri, momentum HUT Polairud ke-69 tahun 2019 ini, kami mengajak rekan-rekan TNI serta masyarakat untuk sama-sama memeriahkan perlombaan ini sebagai cerminan sinergitas TNI Polri dan masyarakat.

Tujuannya untuk lebih mempererat tali silaturahmi diantara ketiga komponen penting dalam sebuah bangsa, karena tanpa adanya bantuan dari masyarakat, TNI-Polri dan pemerintah tidak akan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan lancar.

Mengingat nawacita Presiden RI untuk menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat, TNI-Polri serta pemerintah akan terus bekerja keras memberikan pelayanan Kepolisian sampai ke pulau-pulau terluar di Kepulauan Riau.

Loading...

“Tetap jaga nilai-nilai kearifan lokal dan kebersihan laut serta perairan kita, masih banyak sampah plastik di sekitar laut dan perairan kita. Laut merupakan nadi kita, karena luas Kepri 96 persennya adalah laut,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Benyamin Sapta mengatakan tujuan diadakannya lomba sampan ting-ting dan campang sampan adalah upaya untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan personel Ditpolair Polda Kepri dengan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir.

“Kami ingin mengangkat budaya lokal masyarakat pesisir, agar generasi muda sekarang paham seperti apa nelayan kita dulu dalam mencari nafkah,” tuturnya.

Dijelaskannya, kategori lomba sampan ting-ting dan campang sampan meliputi, lomba sampan ting-ting diikuti 55 orang peserta pria, dengan menempuh sejauh 2 mil/3.600 meter, sedangkan untuk lomba campang sampan diikuti 25 orang peserta Wanita dengan menempuh jarak 100 meter.

“Pesertanya tidak hanya dari Tanjung Riau saja tetapi dari pulau-pulau disekitarnya yakni, Patam, Pulau Buluh Belakang Padang, Pulau Geranting Belakang Padang dan Pulau Kasu Belakang Padang,” tambahnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs Yan Fitri Halimansyah, MH serta dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Kepri, Komandan Satuan TNI, Kepala KSOP Khusus Batam, Instansi terkait kemaritiman, Personel TNI Polri, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Tanjung Riau. (sal)

Loading...
Loading...