Senin | 30 November 2020 |
×

Pencarian

KEPRI

Sabu yang akan Dikirim untuk Tembilahan dari Teluk Mata Ikan Batam Dimusnahkan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Barang bukti narkoba jenis sabu milik tersangka berinisial MH, warga Teluk Mata Ikan, Nongsa dimusnahkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri, Rabu, 13 November 2019 siang.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga mengatakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 982 gram ini dihadiri Wadir Resnarkoba Polda Kepri AKBP Pardede didampingi perwakilan dari BNN Provinsi Kepri, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno, Perwakilan Itwasda Polda Kepri, LSM Granat dan pengacara tersangka.

Loading...

“Jumlah total barang bukti adalah 1.041 gram. Barang bukti sabu yang dimusnahkan seberat 982 gram,” kata Erlangga dalam rilis yang diterima mediakepri.co.id.

Selanjutnya, barang bukti disisihkan untuk pemeriksaan Labfor Polri cabang Medan seberat 32 gram. Lalu, barang bukti yang dijadikan pembuktian di persidangan seberat 2 gram.

Dijelaskannya, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat. Selanjutnya, tim melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki inisial MH dirumahnya di Teluk Mata Ikan Sambau, Kecamatan Nongsa Kota Batam.

Setelah dilakukan penggeledahan badan dan rumah tersangka didapatkan satu bungkus plastik yang berisikan Kristal bening diduga narkotika jenis sabu.

Loading...

Saat dilakukan Interogasi, tersangka mengatakan ianya diarahkan terpidana berinisial AW (Napi kasus narkotika, yang ditahan di Lapas Narkotika kelas IIA Tanjungpinang). Tersangka diarahkan untuk membeli speed boat beserta mesinnya untuk membawa narkotika tersebut dari Batam ke Tembilahan-Riau bersama dengan dua orang temannya inisial WH dan G (yang saat ini masih dalam status Daftar Pencarian Orang).

“Tersangka sendiri dijanjikan upah oleh AW sebesar Rp. 20.000.000,” kata Erlangga.

Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 5 tahun dan paling laam 20 tahun.

“Dengan meningkatnya hasil penindakkan terhadap Narkotika selama tahun 2019, memberikan keprihatinan kita bersama, mari kita jadikan Narkotika musuh bersama “ jelas Kabid Humas Polda Kepri. (r/eddy)

Loading...
Loading...