Jumat | 13 Desember 2019 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Sebelum Bunuh Diri, Racun Babi Itu Dimasukkan ke Botol Susu Anaknya hingga Tewas dengan Mulut Berbusa

Jumat | 29 November 2019 | 16:39

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tangengon – Seorang warga Kampung Segene Balik, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, Nursakda (30) diduga melakukan bunuh diri.

Ia bunuh diri setelah membunuh anaknya yang masih berusia 14 bulan.

Loading...

Jenazah Nursakda ditemukan di kawasan Kampung Atu Gogop, kecamatan setempat, Kamis, 28 November 2019, sekira pukul 06.00 WIB.

Sementara anak laki-lakinya yang masih bayi, juga ditemukan sudah tidak bernyawa.

Sang anak ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, di dalam ayunan di rumahnya di Kampung Segene Balik.

“Diduga, Nursakda membunuh bayinya terlebih dulu, sebelum ia juga melakukan bunuh diri,” kata Kapolres Aceh Tengah, melalui Kasat Reskrim, Iptu Agus Riwayanto Diputra dalam konferensi pers yang berlangsung di Mapolres setempat, Jumat, 29 November 2019

Loading...

Dijelaskan Agus, terungkapnya dugaan aksi bunuh diri dan pembunuhan itu, berawal dari adanya insiden musibah kebakaran.

Di mana peristwa tersebut menghanguskan gudang mobil milik Sukirman, di Kampung Atu Gogop, Kecamatan Kute Panang.

“Setelah dilakukan olah TKP di area kebakaran, polisi menemukan jenazah Nursakda sekitar 15 meter dari gudang mobil milik Sukirman,” jelas Agus.

Pada saat ditemukan, kondisi jenazah Nursakda terlentang di bawah pohon kopi.

Dengan kondisi mulut berbusa.

Polisi melanjutkan penyelidikan ke rumah Nursakda, di Kampung Segene Balik.

Petugas menemukan bayi laki-lakinya, Yaumil juga sudah tidak bernyawa.

“Di rumah Nurksada, polisi menemukan bungkus racun babi yang sudah terbuka,” papar Kasat Reksrim Polres Aceh Tengah ini.

Polisi menduga, lanjut Agus Riwayanto Diputra, Nurksada mencampurkan racun babi ke dalam dot susu bayi.

Lalu, memberikannya kepada korban Yaumil.

Selain, masih ada sisa racun rumput di dalam gelas yang diletakkan di dapur.

Juga kondisi meninggalnya bayi malang itu, serupa dengan ibunya.

“Bayi yang ditemukan meninggal, juga dalam kondisi mulut berbusa,” sebut Agus.

Hal itu, kata Agus, dikuatkan dengan hasil visum yang dilakukan tim dokter RSU Datu Beru, Takengon.

Hasil visum menyebutkan, tidak terdapat bekas luka.

Mau pun penganiayaan serta kekerasan di tubuh korban.

Sehingga, diduga kuat korban bunuh diri.

“Kami juga mendapati barang bukti (BB) berupa bungkus racun babi di rumah Nursakda,” katanya.

Saat ini, polisi sedang mendalami kasus dugaan bunuh diri dan pembunuhan tersebut, dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

Termasuk, pemilik gudang mobil yang terbakar, Sukiman warga Kampung Atu Gogop, Kecamatan Kute Panang.

Nursakda, belakangan diketahui merupakan istri muda dari Sukiman. (***)

Editor :

Loading...
Loading...