Selasa | 21 Januari 2020 |
×

Pencarian

HARI INI SEJARAH

Saparmurat, Presiden Turkmenistan Seumur Hidup, Tiap Pagi di Sekolah Wajib Ucap Janji Setia

Sabtu | 28 Desember 2019 | 11:11

MEDIAKEPRI.CO.ID – Turkmenistan adalah sebuah negara pecahan Soviet. Presiden pertama negara itu yakni Saparmurat Atayevich Niyazov.

Ia memimpin negaranya dan tetap berkuasa dengan tangan besi dari 1991 hingga meninggal dunia pada tahun 2006.

Loading...

Cara mempertahankan kekuasaan yang dilakukannya yakni dengan memaksa semua lawan politiknya kepengasingan dan membungkam media yang ada.

Setelah kekuatannya mengakar, pada tahun 1999, ia mendeklarasikan dirinya sebagai presiden seumur hidup.

Ia memerintahkan kepada seluruh negeri untuk memajangkan foto dan patungnya. Dan yang paling fenomenal yakni patung emas yang berputar untuk menghadap matahari di Ashgabat. Selama memerintah, ia membuat negaranya menjadi salah satu negara bekas Soviet yang paling opresif.

Dia adalah pengarang buku Rukhnama (“Buku Jiwa”) yang merupakan bacaan wajib di sekolah. Setiap pagi anak-anak mengucapkan janji kesetiaan kepadanya.

Loading...

Begitu kuatnya kekuasaan yang dimiliki di negara itu, ia mengganti nama bulan Januari dengan namanya. Namanya juga diberikan untuk sebuah pelabuhan, tanah-tanah peternakan, unit-unit militer, bahkan sebuah meteorit.

Pada tahun 1997, presiden pertama itu menjalani operasi besar jantung di Jerman. Pada November 2006, ia mengakui secara terbuka untuk pertama kalinya bahwa dia mengidap penyakit jantung.

Namun, ia tidak tampak sakit parah. Pada Desember 2006, ia muncul di muka umum untuk membuka secara resmi sebuah taman ria dengan namanya di luar ibu kota negara.

Ia membangun masjid terbesar di Asia Tengah yang disebut “Semangat Turkmenbashi” dengan biaya lebih dari 100 juta dollar AS. Pada 21 Desember 2006 ia meninggal dan digantikan oleh Gurbanguly Berdimuhammedow. (wikipedia.org)

Editor :

Loading...
Loading...