Rabu | 27 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

Sepekan, Polisi Ungkap Tiga Kasus Penyeludupan Narkotika Jenis Sabu

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dalam waktu sepekan, jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Barelang berhasil mengamankan dua dari tiga orang pelaku penyeludupan narkotika jenis sabu dari tiga lokasi kejadian.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, didampingi Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, AKP Abdul Rahman dan Kapolsek Batu Ampar, AKP Reza Morandy Tarigan, saat ekspose yang digelar di Mapolresta Barelang, Rabu, 4 Desember 2019.

Loading...

Dijelaskannya, kronologi pertama pada tanggal 21 November 2019 kemarin, Polsek Batu Ampar berhasil mengamankan seorang tersangka inisial (BA) diamankan di daerah pelabuhan Tanjung Sengkuang. Setelah dilakukan pemeriksaan dari tersangka ditemukan kristal yang diduga narkotika jenis sabu seberat 250 gram.

“Ini terus akan kita kembangkan, tersangka mendapatkan barang tersebut dari negara lain kemudian akan diedarkan di Batam,” ucap Kapolres.

Selanjutnya, kronologi kedua jajaran Satresnarkoba Polresta Barelang berhasil mengamankan seorang nelayan inisial (S) yang membawa sabu-sabu seberat 3.140 gram atau setara 3,1 kg di pelabuhan rakyat Nongsa, Batam pada Rabu, 27 November 2019 lalu.

Prasetyo menyebutkan, penangkapan tersangka ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang berada di Nongsa dan rencananya akan menjual barang tersebut di wilayah Batam.

Loading...

“Dari pengakuan tersangka, dirinya menemukan barang haram tersebut di atas perairan laut Nongsa. Dimana, sabu-sabu yang dibungkus dalam 3 paket besar itu dalam posisi terapung di perairan laut Nongsa,” imbuhnya.

Untuk barang bukti yang diamankan, yakni sabu-sabu seberat 3.140 gram yang dikemas 3 paket besar, 1 unit boad fiber mesin 15 PK dan karung beras.

Atas kejadian yang dilakukan pelaku, Satresnarkoba Polresta Barelang berhasil menyelamatkan jiwa masyarakat Batam sekitar 9.500 jiwa hingga 12.500 jiwa dengan estimasi 1 gram Sabu bisa digunakan untuk empat orang.

Kemudian kronologi kasus ketiga yakni, berawal dari gelagat yang mencurigakan seorang pengendara motor, maka polisi langsung menghentikannya. Pas digeledah motornya, polisi menemukan Kristal yang diduga sabu seberat 893 gram.

“Yang bersangkutan melarikan diri, sehingga yang tinggal hanya kendaraan dan barang bukti sabu. Namun kita sudah mengantongi nama dan terus akan kita laksanakan pemburuan terhadap tersangka,” tambahnya lagi.

Atas perbuatannya, pelaku diancam pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan hukuman minimal enam tahun penjara dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” tutupnya. (sal)

Loading...
Loading...