Rabu | 22 Januari 2020 |
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Batam

BATAM

BP2RD Kepri Serahkan DPA Kepada 10 UPT di Batam

Sabtu | 11 Januari 2020 | 6:30

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepulauan Riau menggelar rapat optimalisasi pajak daerah. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Harmoni One Batam Centre, Jum’at, 10. Januari 2020.

Rapat ini juga disejalankan dengan penandatanganan perjanjian kinerja serta penandatanganan Fakta Integritas Anti Narkoba untuk pejabat Eselon lll dan Eselon lV di lingkungan BP2RD Provinsi Kepri.

Loading...

Acara ini dihadiri oleh Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri Reni Yusneli, Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Batam Center Vira Jiansa Respaty, Sekretaris Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri Dicky Wijaya beserta 7 UPT Tipe A dan 3 UPT Tipe B Se-Kepri.

Kepala BP2RD Provinsi Kepri, Reni Yusneli menyampaikan sesuai instruksi dari Gubernur Kepri mengenai target yang akan dicapai Unit Pelayanan Teknis (UPT) BP2RD se Kepri tahun 2020 diawali dengan melakukan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Dengan penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran DPA, maka kepada seluruh jajaran UPT serta bagian keuangannya saatnya mulai hari ini bekerja dengan baik,” ujar Reni.

Ia menyebut, dalam bekerja itu harus berdasarkan DPA, jika tidak berdasarkan DPA maka akan mudah disalahgunakan. Kedepan sudah ditargetkan jumlah realisasi pajak daerah di masing masing UPT bisa lebih di optimalkan.

Loading...

Selanjutnya yang berkaitan dengan Fakta Integritas Anti Narkoba, pihaknya sangat mendukung kegiatan Anti Narkoba yang disampaikan Gubernur Kepri. Tujuannya supaya kepada seluruh PNS baik itu pajabat eselon maupun yang non eselon, kemudian PTT dan TAL harus menandatangani Pakta Integritas serta Anti Narkoba di atas materai.

Saya berharap tidak ada satupun pegawai saya yang terlibat narkoba, karena itu hal terlarang apalagi berkaitan dengan pelayanan dan apabila itu terjadi maka kami akan langsung memberhentikan secara tidak hormat,” pungkasnya. (sal)

Editor :

Loading...
Loading...