Selasa | 21 Januari 2020 |
×

Pencarian

HARI INI SEJARAH

Cairan Tetes Tebu Banjiri Boston, 21 Orang Tewas dan 150 Orang Terluka

Rabu | 15 Januari 2020 | 1:50

MEDIAKEPRI.CO.ID – Bencana banjir tetes tebu (molase) di Boston masih menyisakan duka bagi warga. Akibat banjir ini, puluhan orang tewas dan ratusan warga di kawasan North End, Boston.

Dalam kejadian terjadi pada tanggal 15 Januari 1919, di kawasan North End, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat ini, tercatat sebanyak 21 orang yang tewas dan melukai 150 orang.

Loading...

Begitu banyak korban dalam kejadian ini, bencana ini masuk dalam cerita rakyat. Dimana saat terjadi musim panas, banyak masyarakat yang masih mencium aroma tetes gula ini.

Tetes Gula atau Molase merupakan produk sampingan dari industri pengolahan gula tebu atau gula bit yang masih mengandung gula dan asam-asam organik. Molase yang hasil dari industri gula tebu di Indonesia dikenal dengan nama tetes tebu.

Kandungan sukrosa dalam molase cukup tinggi, berkisar 48-55% sehingga dapat digunakan sebagai sumber yang baik untuk pembuatan etanol. Molase berbentuk cairan kental berwarna cokelat ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku etanol, alkohol, pembentuk asam sitrat, MSG, dan gasohol.

Bencana tersebut terjadi pada fasilitas perusahaan penyulingan murni. Suhu telah meningkat diatas 40 °F (4,4 °C), naik pesat dari suhu dingin pada hari-hari sebelumnya. Molase adalah pemanis standar di Amerika Serikat.

Loading...

Molase yang disimpan sedang menunggu diantar ke pabrik Purity yang terletak di Jalan Willow yang sekarang bernama Evereteze Way, di Cambridge.

Pada sekitar pukul 12.30 siang hari dekat Keany Square, di Jalan Commercial No. 529, tangki molase dengan tinggi 50 kaki (15 m) dan diameter 90 kaki (27 m) yang mengandung sebanyak 2.300.000 galon US (8.700 m3) hancur.

Saksi menyatakan bahwa setelah tangki hancur, terdengar suara gemuruh keras, seperti senapan mesin berpeluru paku keling melesat keluar dari tangki, dan bahwa tanah bergetar seolah-olah kereta api sedang melintas. (wikipedia.org)

Editor :

Loading...
Loading...