Selasa | 11 Agustus 2020 |
×

Pencarian

LINGGA

Golkar Pastikan Tidak Ada ‘KOTAK KOSONG’ di Pilkada Lingga

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Di Kabupaten Lingga, atmosfir perbincangan mengenai siapa yang layak untuk menjadi pemimpin di negeri yang dijuluki Bunda Tanah Melayu mulai terasa.

Menjelang pemilihan kepala daera (Pilkada), tidak hanya di tingkatan masyarakat, di kalangan politisi, sosok yang layak menjadi nomor satu pun terus menjadi perbincangan.

Loading...

mediakepri.co.id berkesempatan untuk mengetahui sejauh mana geliat politik Partai Golkar, terkhusus mengenai Pilkada di Lingga.

Aziz Martindaz, sebagai Sekretaris DPD Lingga yang juga anggota dewan terpilih periode 2019-2024 membuka suara mengenai Pilkada di Lingga.

Ia mengatakan semua itu tergantung keputusan DPD I dan DPP untuk melakukan suatu kajian survei dalam rangka mengindentifikasi elektabilitas dari seluruh pasngan calon (Paslon) yang mendaftar di Golkar .

“Dari semua figur itu sebagaimana yang pernah diberitakan sebelumnya, ada sembilan orang sudah terdaftar di Golkar untuk calon Bupati dan satu orang untuk calon wakil Bupati,” katanya.

Loading...

Lebih jauh dikatakannya, para calon yang mendaftarkan diri itu diantaranya, ada dari partai politik, birokrat, mantan birokrat maupun pengusaha.

Dikatakan Aziz kelihatan sekarang geliat untuk bersaing dan berkompetisi didalam ajang pilkada Kabupaten Lingga ini memang sudah semakin kelihatan. Oleh karna itu, DPD partai Golkar Kabupaten Lingga selalu memantau apa yang telah dilakukan oleh bakal calon.

” mudah mudahan langkah langkah dari bakal calon lakukan itu ada keputusan dari partai
untuk menetapkan satu figur diantaranya yang dapat dipercaya, baik dalam pantauan kekuatan elektabilitas dan kekuatan popolaritas masing-masing calon, ” Ucapnya.

Lebih jauh katanya Dari inilah kita Partai meyakini sepenuhnya yang sebelumnya Lingga diprediksi terjadi kotak kosong mustahil bisa terjadi.

Karena menurutnya, kekuatan politik di Lingga ini perimbangannya hanya dua partai saja yakni Partai Nasdem sebagai pemenang satu dan Partai Golkar sebagai pemenang dua.

Katakanlah Golkar nantinya akan mengusung dari birokrat bukan dari kader partai sendiri,
maupun bisa jadi dari kader sendiri, tapi tidak menutup kemungkinan akan ada diluar kader partai, niat partai Golkar semata mata bukan untuk menguasai politik.

Tapi yang terpenting adalah, bagaimana membawa pemerintahan Kabupaten Lingga ini menjadi lebih baik dari kondisi yang sudah baik saat ini,

“Kedepan Insyaallah kami dari kader terbawah struktur kepartaian akan mengikuti apapun keputusan baik itu dari provinsi maupun DPP partai Golkar. Siapapun yang menjadi keputusan partai, insyaallah kami dibawah akan bekerja keras semaksimal dengan target walapun bukan dari kader partai yang dipilih agar dapat memenangkan pemilukada pada 2020 2021,” ucapnya. (bran)

Loading...
Loading...