Rabu | 27 Januari 2021 |
×

Pencarian

NATUNA

Kedatangan Menkopolhukam di Pulau Terluar, Mahfud MD: Prioritaskan Nelayan Natuna

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – ‘Kernas tenggiri pulut kapau, untuk sarapan kita semua, jangan sampai lepas dari mulut harimau, kami masuk mulut buaya’

Sebait Pantun tersebut diutarakan Tokoh Maritim Natuna, Rodhial Huda, yang mewakili aspirasi nelayan di hadapan Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, saat kunjungannya ke SKPT Natuna, Rabu 15 Januari, 2020.

Loading...

Pantun Rodhial Huda ini pun memaknai kekhawatiran nelayan natuna, terhadap rencana Pemerintah RI mendatangakan ratusan Kapal Ikan Pantura ke Laut Natuna Utara.

Namun, bukan tanpa alasan Pemerintah mengeluarkan rencana ‘meramaikan’ Laut ZEE Indonesia atau Laut Natuna Utara, dengan mendatangkan Nelayan Pantura.

Sejauh ini, langkah tersebut dianggap strategis untuk memanfaatkan Potensi Sumber Daya Perikanan, di samping menjaga Hak Berdaulat di Laut Natuna Utara.

Tetapi, rencana Pemerintah RI ini dianggap tak berpihak ke nelayan Natuna, yang notabenenya masih menggunakan kapal dan alat tangkap tradisional.

Loading...

Tak ingin nelayan salah paham, Menkopolhukam RI, Mahfud MD, memastikan Pemerintah akan memprioritaskan Nelayan Natuna.

“Jangan salah faham seakan kita mau mengedrop nelayan dari luar natuna kesini trus nelayan tempatan tak diperhatikan, justru nelayan tempatan akan jadi prioritas,” ujar Menkopolhukam Mahfud MD, kepada Awak Media diatas KRI Semarang 594.

Pernyataan tersebut juga kembali ditegaskan Menkopolhukam saat meninjau fasilitas SKPT Selat Lampa dan bertemu perwakilan nelayan.

“Pemerintah akan segera memulai melakukan pembangunan ekonomi dan pemberdayaan nelayan. Informasi yang belum diterima utuh oleh saudara (nelayan natuna-red) pemerintah mau memobilisasi nelayan dari luar untuk sama-sama membangun dengan nelayan tempatan, tapi kami akan tetap menomor satukan nelayan natuna,” kata Mahfud MD.

Menkopolhukam juga membeberkan pembahasan rapat terbatas di atas KRI Semarang, yang mana salah satu poin nya memastikan pemerintah dalam mengawal dan menjamin keselamatan nelayan natuna.

“KKP dan kami semua sepakat rakyat natuna harus diberdayakan dan disejahterakan sebagai masyarakat maritim. Sehingga pembangunan akan dilakukan secara holistic komprehensif, sehingga kita maju bersama,” Beber Mahfud MD.

Selain itu, Menkopolhukam juga mengungkapkan telah ada Investor yang bertanya tentang situasi Natuna. Namun, para investor tersebut ingin memastikan jaminan keamanan, kemudahan dan sapras yang memadai di Natuna. (alfian)

Loading...
Loading...