Rabu | 22 Januari 2020 |
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Natuna

HEADLINE

Kungker Presiden RI, Jokowi: Kita Beri Tindakan Kapal Asing yang Curi Ikan di Peraiaran Natuna

Rabu | 08 Januari 2020 | 19:25

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Ditengah memanasnya perairan di Laut Natuna Utara, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) tiba di Natuna, Rabu, 8 Januari 2020 pagi.

Dari Lanud Raden Sadjad Ranai-Natuna Provinsi Kepri, Jokowi bergerak menuju Faslabuh TNI- AL Selat Lampa dengan menggunakan jalur darat. Selanjutnya, rombongan bertolak menuju Pelabuhan SKPT Selat Lampa Kabupaten Natuna.

Loading...

Lalu Jokowi mengadakan pertemuan dengan para nelayan yang berada di 15 Kecamatan di Kabupaten Natuna.

Dalam pertemuan, Jokowi menyampaikan secara tegas bahwa Natuna merupakan wilayah Teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tidak ada istilah tawar menawar tentang hal yang berkaitan dengan Kedaulatan.

“Bahwa tidak ada kapal asing yang masuk dalam teritorial Indonesia, yang ada hanya Kapal Asing yang masuk kedalam perairan ZEE Indonesia. Namun harus diingat, jika terdapat kapal nelayan asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia maka akan kita beri tindakan,” kata Jokowi dari rilis yang diterima mediakepri dari humaspoldakepri.

Jokowi berharap Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa Kabupaten Natuna memiliki manfaat yang besar kepada nelayan lokal dan Pemerintahan Pusat. Fasilitas yang dimiliki ini, katanya, dapat dimanfaatkan dengan baik serta harus terasa langsung manfaatnya kepada nelayan dan masyarakat Natuna.

Loading...

Selanjutnya, Jokowi dan rombongan meninjau Kapal Pengawas Perikanan Dirjen Pengawas Sumber Daya Kelautan dan perikanan dan KRI Karel Satsuitubun – 356. Usai peninjauan, Jokowi menuju Kantor Bupati Natuna.

Di Pemkab Natuna, Jokowi melakukan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat, didampingi Wakil Menteri Agraria dan Tataruang Republik Indonesia / Wakil Ketua Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Surya Tjandra.

Pembagian Sertifikat Tanah ini merupakan program Presiden RI untuk masyarakat agar memiliki Dasar Hukum terkait kepemilikan Hak atas Tanah dan dapat dipergunakan dengan baik, sampai ke anak cucu nantinya.

“Di Kabupaten Natuna ini seharusnya ada 41.628 bidang Tanah yang memiliki sertifikat. Namun sampai saat ini baru terealisasi sekitar 60% yakni lebih kurang 26.797. Dan sertifikat tanah ini merupakan sebagai tanda bukti atas hukum sehingga tidak ada tumpang tindih,” ujar Jokowi.

Jokowi tiba di Natuna disambut Panglima Komandan Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksamana Madya TNI Yudo Margono, Pangdam I/BB Mayjend TNI M. Sabrar Fadhila, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Gubernur Kepri Isdianto, S. Sos, MM., dan Pangkoopsau Masrda TNI Khairil Lubis. (r/eddy)

Editor :

Loading...
Loading...