Rabu | 22 Januari 2020 |
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Natuna

NATUNA

Provinsi Khusus Tak Disinggung Presiden, Pemuda Natuna Tak Putus Asa

Kamis | 09 Januari 2020 | 8:54

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Hari Rabu 8 Januari 2020, menjadi hari yang menyibukan bagi jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna. Pasalnya, Presiden RI, Joko Widodo, melakukan kunjungan kerja ke daerah terdepan Indonesia ini.

Kunjungan Presiden Jokowi ke Natuna terkait kembali ‘memanas’nya tensi diplomatik di Laut Natuna Utara, yang belakangan ini tengah ramai diberitakan karena Klaim sepihak tiongkok terhadap Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia.

Loading...

Bak ‘drama’ berseri, Klaim sepihak Negara Tirai Bambu itu sebenarnya bukan kisah baru. Namun, kisah lama yang kembali menderu karena ulah kapal-kapal Republik Tiongkok di Laut Natuna.

Pemerintah RI sejauh ini telah mengambil tindakan, baik melalui jalur diplomasi maupun menambah kekuatan pertahanan di sekitar laut Natuna Utara.

Pemerintah Kabupaten Natuna dan seluruh unsur elemen masyarakat, juga mendukung langkah pemerintah RI yang menolak klaim sepihak Republik Tiongkok. Dengan menegaskan Natuna dan Laut Natuna Utara merupakan wilayah kedaulatan NKRI.

Namun, Pemkab Natuna dan Masyarakatnya juga memiliki keinginan lain untuk Natuna, yakni dinaikan status kewenangan dari Kabupaten menjadi Provinsi.

Loading...

Tak terkecuali, Pemuda Natuna dari lintas Organisasi yang berkeinginan berdialog langsung dengan Presiden RI agar asa Provinsi Khusus Natuna bisa tersampaikan.

Sayang, usai bertemu ratusan nelayan di SKPT Selat Lampa dan membagikan Sertifikat Tanah di Kantor Bupati Natuna, Presiden Jokowi langsung bertolak meninggalkan tanah Natuna. Tak memberi jeda untuk mendengar asa perwakilan Pemuda.

Menanggapi hal ini, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Natuna, Haryadi, menganggap sebagai hal wajar bila Presiden tak menyinggung tentang provinsi khusus Natuna. Pasalnya, yang menjadi tujuan Presiden adalah bertemu dengan nelayan dan melihat keberadaan armada keamanan laut.

Namun, Haryadi tak menampik jika Unsur Pemuda telah melakukan berbagai upaya, dengan memaksimalkan momentum kehadiran Presiden RI untuk menggaungkan Provinsi Khusus Natuna.

“Walaupun tidak bisa menyampaikan secara langsung, tapi tetap kita dengungkan melalui media dan surat kabar. Ini salah satu usaha yang kita lakukan, Kita yakin, keinginan tentang provinsi itu sudah diketahui oleh Presiden,” ujar Haryadi kepada mediakepri.co.id.

Ditanya apa yang akan dilakukan Pemuda Natuna selanjutnya, dengan tegas Haryadi mengatakan akan terus menggaungkan pembentukan Provinsi Khusus Natuna.

“KNPI juga sudah melayangkan surat ke pihak eksekutif dan legislatif Natuna untuk beraudiensi berkenaan dengan usulan pembentukan Provinsi Khusus Natuna,'” terangnya.

Audiensi itu disebutkannya, dalam rangka menyamakan persepsi dan langkah, sebagai bentuk dukungan dari elemen kepemudaan kepada pemerintah daerah terhadap pembentukan provinsi khusus. (alfian)

Editor :

Loading...
Loading...