Rabu | 08 April 2020 |
×

Pencarian

INHIL

Temannya Teriak, Nyawa Darmawan Tetap Tidak Bisa Selamat dari Keganasan Harimau Sumatera

MEDIAKEPRI.CO.ID, Inhil – Darmawan (42) tewas mengenaskan akibat diterkam Harimau Sumatra di bekas Bhara Induk, Kamis, 30 Januari 2020 sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban yang merupakan warga Inhil ini rencananya mencari kayu di lahan bekas Bhara Induk bersama dua rekannya yang lain, Sujati dan Sudirman. Antara korban dan kedua rekannya berjarak sekitar 50 meter.

Loading...

Informasi di lapangan, setelah beraktivitas, sekira pukul 09.00 WIB, Sujati mendekati Darmawan untuk meminjam obeng. Saat itu. Sujati melihat seekor Harimau Sumatra sudah berada di belakang Darmawan dan siap menerkam. Saat itu, posisi Sujati kurang lebih 30 meter.

Melihat hal itu, Sujati langsung berteriak panik dan berteriak. “Dar Tengok Belakang Dar”. Namun sayang, nasib berkata lain. Saat Darmawan menoleh kebelakang, seketika itulah hewan dengan bahasa latin panthera tigris sumatrae menerkam.

Melihat hal itu, Sujati panik dan langsung berlari ke pondok dan memberitahu kepada Sudirman untuk menyelamatkan diri ke pondok.

Sesampai di pondok, mereka langsung berusaha untuk menghubungi warga Kampung Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil.

Loading...

Setelah berusaha, sekira pukul 13.00 WIB, Darmawan akhirnya berhasil dievakuasi oleh masyarakat.

“Ditemukan berjarak 50 meter dari TKP saat korban diterkam,” ungkap Kasubag Humas Polres Inhil AKP Warno, Kamis, 30 Januari 2020.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Klinik KPP Pulai PT THIP untuk dilakukan Visum.

Sekira pukul 19:00 WIB jenazah sampai di klinik KPP Pulai PT THIP dan dilakukan Visum oleh dr Panggih Sekar Palupi dari UPT Puskesmas Pelangiran.

Dari hasil visum, diketahui korban meninggal dunia karena mengalami pendarahan luka robek akibat gigitan pada bagian tengkuk, tengkuk leher korban mengalami patah, tangan kanan korban putus, dan sebagian lengan Kanan korban telah dimakan oleh harimau sumatera, dan luka bekas gigitan pada bagian kaki kanan korban.

“Korban kemudian dibawa ke Desa Pasir Mas, Kecamatan Batang Tuaka untuk disemayamkan,” pungkas Warno. (bowo)

Loading...
Loading...