Selasa | 19 Januari 2021 |
×

Pencarian

NATUNA

Pemkab Natuna Edarkan Surat Liburkan Sekolah, Pusat Minta Dicabut Kembali

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Wan Siswandi, mengeluarkan Surat Edaran yang meminta Kepala Sekolah di 6 Kecamatan Kabupaten Natuna, meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tingkat SD hingga SLTP Sederajat.

Surat Edaran yang diterbitkan pada 2 Februari 2020 itu dibuat, sehubungan dengan kebijakan Pemerintah RI yang menjadikan Kabupaten Natuna sebagai tempat observasi WNI dari Wuhan RRT.

Loading...

Adapun Isi surat edaran tersebut yakni,

  1. meminta Kepala Sekolah meliburkan Proses KBM di sekolah mulai tanggal 3 Februari hingga 17 Februari 2020.
  2. Selama masa libur siswa diharapkan melaksanakan belajar di rumah.
  3. Selama masa libur dihimbau tidak melakukan aktivitas diluar rumah.
  4. Menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat terutama cuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas.
  5. Memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat jika mengalami gejala gangguan saluran pernafasan.

Surat tersebut diterbitkan Pemkab Natuna, menyusul desakan dari Massa pendemo dan orang tua siswa yang merasa khawatir jika anaknya terus melakukan kegiatan di luar rumah.

Namun, tak berselang lama Surat dari Sekretariat Daerah tersebut diedarkan. Kementerian Dalam Negeri menyurati Pemkab Natuna agar mencabut Surat Edaran dari Sekda Natuna.

Surat dari Kemendagri ditandatangani Dirjen Otonomi Daerah, Akmal Malik, diterbitkan pada 3 Februari 2020.

Loading...

Adapun surat itu berisi perintah, agar Bupati Natuna mencabut Surat Edaran dari Sekda Natuna. Pasalnya kebijakan Pemkab Natuna dianggap menghambat Proses KBM di sekolah-sekolah.

Melalui surat tersebut, Pemkab Natuna juga diminta menginstruksikan Sekolah di Natuna melaksanakan KBM seperti biasa. Selain itu, Bupati Natuna juga diminta selalu berkoordinasi dengan Pemprov Kepri dan Pemerintah Pusat guna penanganan dan antisipasi lebih lanjut.

Sementara itu, Orang Tua siswa di Natuna mendukung langkah Pemerintah Daerah untuk meliburkan Sekolah. Hal ini menyusul kekhawatiran orang tua terhadap penularan Virus Corona , semenjak WNI dari Wuhan China di observasi di Natuna.

“Kami mendukung Pemerintah untuk meliburkan sekolah, kami takut, kami was-was akan keselamatan keluarga kami. Kalaupun Pemerintah tidak meliburkan, saya tidak akan ijinkan anak saya untuk sementara pergi ke Sekolah hingga WNI yang dikarantina dipulangkan,” kata Hendrik, warga Natuna yang dijumpai Mediakepri.co.id saat ikut berdemo di Gedung DPRD Natuna, Senin 3 Februari 2020. (alfian)

Loading...
Loading...