Jumat | 29 Mei 2020 |
×

Pencarian

TANJUNG PINANG

Seminar Perkawinan Adat Melayu Itu Diikuti oleh Ratusan Peserta

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Lembaga Adat Melayu Kota Tanjungpinang, bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melaksanakan kegiatan seminar Budaya Melayu tentang Perkawinan Adat Melayu yang diikuti oleh 100 peserta. Kegiatan dilaksanakan di Aula Bulang Linggi Dinas Perpustakaan Arsip Daerah, Sabtu, 15 Februari 2020.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma, mengatakan bahwa setiap masyarakat harus mempertahankan dan menjaga seni budaya Melayu, agar tidak terkontaminasi dari budaya asing.

Loading...

“Ini merupakan kekayaan daerah, yang patut dijaga masyarakat Tanjungpinang dan sebagai pewaris adat-istiadat serta kebudayaan, ini juga merupakan perekat bangsa yang sangat efektif untuk meredam berbagai konflik sosial dan dampak negatif globalisasi kedepannya,” ungkapnya.

Lanjut Rahma, melalui kegiatan seminar ini bisa pertahankan, melestarikan, serta wariskan adat istiadat Melayu, khususnya perkawinan Melayu dengan sebaik-baiknya, agar dapat memperkokoh budaya dan kita jadikan kegiatan ini sebagai Wahana untuk menumbuh kembangkan identitas daerah. 

“Saya berharap dengan kegiatan ini, dapat menambah pemahaman kita tentang adat istiadat perkawinan Melayu, saya juga ingin sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Lembaga Adat Melayu Kota Tanjungpinang dan narasumber yang terlibat dalam seminar ini, mudah-mudahan seminar ini dapat terlaksana dengan baik, dan semoga apa yang disampaikan nanti dapat memberi manfaat bagi kita semua dan semoga diridhoi oleh Allah SWT,” tutup Rahma. 

Hal senada yang disampaikan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjungpinang, Dato’ H. Wan Raffiwar bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan kekuatan untuk terus berupaya mempertahankan dan melestarikan adat istiadat dan budaya kita sebagai jati diri orang Melayu. 

Loading...

“Saya ucapkan terima kasih kepada Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang atas kerjasama yang baik ini, semoga seminar ini dapat berjalan dengan lancar, dan kepada para peserta dapat mengikuti seminar ini dengan baik, serta dapat memberi faedah, dan membangkitkan kembali  pengetahuan kita dalam mewujudkan adat istiadat di Kota Tanjungpinang ini,” jelasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Surjadi menyampaikan dalam laporannya bahwa kegiatan seminar budaya Melayu ini mengangkat tema melestarikan adat istiadat dan kebudayaan bukti jati diri bangsa. 

“Tujuan seminar ini dilaksanakan untuk mewujudkan Kota Tanjungpinang menjadi Kota budaya dan wisata, dan memperkuat nilai-nilai karakter kepribadian dan jati diri masyarakat, serta untuk meningkatkan kelestarian nilai-nilai adat dan tradisi budaya Melayu di lingkungan masyarakat, khususnya tentang perkawinan adat Melayu yang ada di Kota Tanjungpinang,” ujar Surjadi. 

Adapun peserta yang mengikuti seminar Budaya Melayu ini diikuti oleh 100 peserta, yang terdiri dari pengurus LAM 24 orang, LAM Kecamatan 12 orang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 10 orang, Mak Andam atau Perias Pengantin 10 orang, Pemantun nikah 8 orang, Guru SD Pembina dan Inti sebanyak 20 orang, Guru SMP sebanyak 16 Orang. 

“Seluruh peserta akan mendapatkan materi tentang, Napak tilas Adat Istiadat Perkawinan Melayu Kerajaan Riau Lingga, Seni Syair dan berpantun dalam tradisi perkawinan, serta mengenal adat istiadat perkawinan melayu di Kota Tanjungpinang,”. Ungkap Surjadi

Narasumber yang memberikan materi adalah Dato H. Nadar HM Ali, Pengurus LAM Kabupaten Lingga, serta Rendra Setyadiharja dan Amiripana dari LAM Kota Tanjungpinang. 

Acara juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Juwariah Syahrul, Anggota DPRD Kota, LAM Propinsi, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Penggiat Seni serta Kepala OPD dan Camat Lurah se Kota Tanjungpinang. (r/sal)

Loading...
Loading...