Selasa | 25 Februari 2020 |
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Batam

BATAM

Tolak RUU Omnibus Law, Gabungan Serikat Buruh dan Masyarakat Bakal Demo Besar-Besaran

Jumat | 14 Februari 2020 | 12:05

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebanyak 80 pimpinan aktivis buruh lintas generasi berkumpul dan merancang strategi untuk melakukan pergerakan demo besar-besaran yang akan diadakan di Batam dalam waktu dekat.

Dalam pertemuan yang diadakannya tersebut, adapun yang menjadi tuntutan buruh dan masyarakat yakni menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law.

Loading...

Wakil Ketua Umum DPP FSP LEM SPSI, Saiful Badri mengatakan, Omnibus Law adalah isu yang sangat besar, hal itu adalah pertama kalinya terjadi di negara ini, bahwa pemerintah bakal merevisi 79 buah Undang-Undang (UU) yang bakal menjadi satu paket, yakni Omnibus Law.

“Hal itu adalah sangat luar biasa, oleh karena itu buruh di Batam juga menyikapinya dengan hal yang luar biasa juga,” ucap Saiful usai acara, Rabu, 12 Februari 2020 malam.

Hal senada juga disampaikan Ketua federasi KSBSI, Ma’ruf mengatakan, dalam menyikapi permasalahan Omnibus Law pihaknya akan melibatkan publik dan memberikan pemahaman, apasih sebenarnya dampak dari Omnibus Law itu jika diterapkan sesuai yang disampaikan secara lisan oleh pemerintah.

“Sebelum melakukan demo nantinya, kita bakal melakukan konsolidasi dulu kepada seluruh buruh, Mahasiswa dan juga masyarakat umum, agar bersama-sama untuk mendukung pergerakan yang akan diadakan ini,” ucap Ma’ruf

Loading...

Ketua DPC KSBSI, Surya mengatakan pergerakan dan demo yang bakal diadakan itu murni dari bawah sampai ketingkat pusat, yakni tidak ada sangkut pautnya dengan politik.

Karena RUU Omnibus Law bakal banyak yang merugikan buruh dan permasahan itu adalah tanggungjawab dari serikat buruh untuk memperjuangkannya guna kepentingan bersama.

Salah satu tujuan dari RUU adalah untuk memudahkan untuk berusaha, tapi untuk memudahkan berusaha itu jangan menghilangkan prinsip dari perlindungan dan merugikan buruh, hal itu akan kita diperjuangkan bersama.

“Itu adalah isu utama, tapi nantinya juga bakal ada masalah perburuhan lainnya yang akan dibahas, yakni masalah yang belum bisa terselesaikan, seperti UMSK di Kota Batam. Demo itu direncanakan dalam bulan ini, untuk tanggalnya belum dipastikan,” jelasnya. (sal)

Editor :

Loading...
Loading...