Jumat | 04 Desember 2020 |
×

Pencarian

NATUNA

Di Acara KOPI PAGI, Wan Aris Pesan Jangan Berkumpul dan Terapkan PHBS

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar turut menjadi narasumber dalam sosialisasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) melalui udara pada acara KOPI PAGI alias “Kancah Opini Pagi Hari” di Stasiun RRI Ranai, Jl. Raya Sepempang, Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jumat 20 Maret 2020 pagi.

Dilansir dari Kepritoday.com, dalam kesempatan tersebut Wan Aris mengatakan, Covid-19 yang saat ini telah merebak di berbagai belahan dunia, tidak bisa dipandang sebelah mata.

Loading...

Dikatakannya, Pemerintah pusat maupun daerah saat ini telah mengeluarkan berbagai kebijakan dal mengatasi penyebaran Covid-19.

Di Acara KOPI PAGI, Wan Aris Pesan Jangan Berkumpul dan Terapkan PHBS

Kendati demikian kata Wan Aris, masyarakat dihimbau untuk tidak panik, namun tetap waspada dengan cara mengikuti segala instruksi kebijakan Pemerintah.

“Hindari tempat keramaian, perbanyak aktivitas dirumah, banyak berolahraga, dan rubah perilaku hidup bersih dan sehat,” himbaunya.

Sementara Tim Kesehatan Komando Gabungan Tugas Terpadu (Kogasgabpad TNI AD, TNI AL, TNI AU) Operasi Bantuan Kemanusiaan Natuna yang diketuai oleh Danyonkes 1 Marinir Letkol Laut (K) drg. Muh. Arifin, Sp. Ort, M.Tr.Opsla mengatakan, bahwa infeksi Covid-19 pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019

Loading...

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan baik ringan ataupun berat. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke banyak negara-negara di dunia, termasuk Indonesia.

“Infeksi Virus Corona bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat seperti demam tinggi, batuk berdahak, sesak napas, dan nyeri dada. Tetapi saat ini berkembang menjadi asymtomatis (tidak bergejala), tanpa suhu badan naik, tanpa batuk atau flu,” ungkapnya.

Di Acara KOPI PAGI, Wan Aris Pesan Jangan Berkumpul dan Terapkan PHBS

Dijelaskan pula bahwa bahaya Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, orang yang sedang sakit khronis sebagai penyerta, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

Menurut Letkol Laut (K) drg. Muh. Arifin, seseorang dapat tertular Covid-19 melalui berbagai cara diantaranya tidak sengaja menghirup percikan droplet  dari bersin atau batuk penderita positif Virus Corona,

memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita Virus Corona, kontak jarak dekat 1 meter dengan penderita Covid-19 misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.

Pada kesempatan tersebut, Danyonkes 1 Marinir juga menyampaikan bahwa Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. sebagai Panglima Kogasgabpad TNI AD, TNI AL, TNI AU pada Operasi Bantuan Kemanusiaan yang sudah sukses tiga gelombang melakukan proses observasi  ABK.

Baik di Natuna maupun di Pulau Sebaru, sudah berkordinasi dengan Pemerintah Daerah Natuna dalam hal ini RSUD Natuna untuk bisa menyiapkan ruangan untuk observasi bagi pasien yang di curigai menderita Covid-19, karena dibutuhkan waktu 1 x 24 jam hasil uji di Litbangkes Jakarta untuk bisa menentukan seorang pasien tersebut dinyatakan positif terkena virus atau tidak.

“Guna memastikan penegakan diagnosis Covid-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berupa uji sampel darah, tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak, dan rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru,” ujarnya.

Pangkogasgabpad (TNI AD, TNI AL,TNI AU) melalui Tim Kesehatan Kogasgabpad menghimbau kepada masyarakat bahwa guna pencegahan Virus Corona diantaranya hindari berpergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung, rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum, hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek, jaga kebersihan benda yang sering disentuh termasuk kebersihan lingkungan. (alfian)

Loading...
Loading...