Senin | 25 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

NAAS!!! 4 Warga Ciamis Keracunan Usai Santap Jamur Liar Tumbuh di Kebun

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ciamis – Empat warga asal Linggapura, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, dilarikan ke RSUD Ciamis, Senin 09 Maret 2020 malam.

Mereka mengeluhkan mual, pusing, dan muntah setelah menyantap jamur yang ditemukan di kebun.

Loading...

Direktur RSUD Ciamis dr Rizali Sopyan membenarkan pihaknya menangani pasien diduga keracunan. Gejala yang dialami warga umumnya pusing, muntah, keluar keringat dingin, dan mual.

“Warga dari Kawali mengalami keracunan. Dugaan keracunan jamur. Jadi mereka menemukan jamur sembarangan di kebun, tidak tahu jenis jamurnya apa, kemudian dimasak, akhirnya keracunan,” ujar Rizali saat ditemui di ruang IGD RSUD Ciamis, Selasa 10 Maret 2020.

Rizali menjelaskan, dari empat pasien keracunan ini, satu orang harus dirawat di ruang ICU, yakni atas nama Hamid (65), karena sempat terhenti napas sejenak, tapi kembali normal setelah dilakukan penanganan medis. Sedangkan pasien Riki Maulana (15) dan Yaya (41) kini masih menjalani perawatan di ruang IGD RSUD Ciamis. Satu orang bernama Asep Ari (24) telah pulang.

“Umumnya kondisi para pasien yang keracunan saat ini mulai stabil, membaik. Seorang sudah diperbolehkan pulang, siang ini juga Pak Yaya sudah boleh pulang,” jelasnya.

Loading...

Salah seorang pasien keracunan, Riki, mengaku menyantap jamur tersebut dengan nasi pada Senin sore. Tak berlangsung lama, sekitar 5-10 menit setelah menyantap jamur itu, keringat mulai bercucuran dan penglihatan matanya kabur. Riki langsung dibawa ke puskesmas, lalu dirujuk ke RSUD Ciamis.

“Sesudah makan jamur, keringat dingin mulai keluar dan pandangan kabur tidak lama setelah makan jamur itu,” ujar Riki saat ditemui di RSUD Ciamis.

Sementara itu, Siti Solehah, ibu Riki, menyebut jamur tersebut diperoleh dari tetangganya yang menemukan banyak jamur di kebun.

“Yang makan kakak ipar saya (Hamid) dan anak saya (Riki). Dua-duanya masuk rumah sakit karena mengalami keracunan,” ujarnya.(detik.com)

Loading...
Loading...