Rabu | 27 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Nakal tapi Jenius, Begini Kisah ‘Seru’ Kenakalan Steve Jobs Semasa Kecil

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta Pendiri Apple, Steve Jobs dikenal sebagai tokoh paling berpengaruh di dunia teknologi sekaligus CEO paling sukses di muka bumi. Steve Jobs mendirikan Apple Inc bersama Steve Wozniak pada tahun 1979 silam. 

Menurut buku biografi bertajuk Steve Jobs The Man Who Thought Different karya Walter Issacson, Jobs sudah sangat ‘mengagumkan’ sedari kecil. Ia termasuk anak super jahil, namun tetap mampu memnunjukkan kejeniusannya.  Jobs semasa kecil dikenal begitu nakal. Kenakalannya bahkan membuat orangtua angkatnya, Paul Reinhold Jobs dan Clara Jobs kehilangan akal untuk ‘menjinakkannya’. Serupa dengan kedua orangtuanya, pihak sekolah pun dibuat kelimpungan oleh Steve Jobs.

Loading...

Saat di sekolah dasar, Jobs diketahui memiliki seorang teman dekat bernama Rick Ferrentino. Bersama Ferrentino mereka dikenal sebagai ‘partner in crime’. Keduanya kerap berkerjasama membuat kejahilan-kejahilan yang umumnya tidak akan terpikir oleh anak seumuran mereka.

Salah satu yang membuat heboh adalah ketika keduanya membuat sebuah pengumuman bertajuk ‘Bring Your Pet To School’ (Bawalah Hewan Peliharaan Anda ke Sekolah) yang dibuat sedemikian rupa sehingga seolah-olah resmi dikeluarkan oleh pihak sekolah.

“Itu semua nampak gila, anjing-anjing mengejar kucing di berbagai penjuru sekolah, dan para guru hanya bisa kebingungan,” kenang Jobs seperti yang dituliskan oleh Issacson di bukunya.

Lalu, ketika berada di kelas tiga SD, Jobs diketahui senang bermain petasan. Jelas hobinya dijadikan instrumen pendukung untuk berbagai tingkah jahilnya.

Loading...

Namun untuk kasus yang satu ini, Jobs tak tanggung-tanggung. Ia memilih ibu gurunya sebagai korban dan kejahilan dilakukan Jobs bersama sang ‘partner in crime’, Rick Ferrentino.

“Suatu ketika kami dengan sengaja meletakkan petasan di bawah kursi guru kami, Mrs Thurman. Dan kami sukses membuat kejutan untuknya,” terang Jobs.

Kisah lainnya mengincar para murid yang sering berangkat ke sekolah menggunakan sepeda. Jobs dan Ferrentino menjebak sejumlah teman untuk memberitahukan kombinasi kunci rantai pengaman sepeda milik mereka masing-masing.

Ketika ada kesempatan, duet maut itu pun mengubah semua kombinasi kunci rantai sepeda yang terparkir di halaman sekolah mereka.

“Kami pergi ke luar dan mengubah semua kombinasi kunci rantai pengaman dan hasilnya tak seorang pun yang membawa sepeda ke sekolah dapat pulang sebelum larut malam,” ungkap Jobs.(warta ekonomi.co.id)

Loading...
Loading...