Minggu | 24 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Pekan Depan Kasus Novel Baswedan Akan Terang Benderang di Pengadilan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) menerima pelimpahan berkas perkara terdakwa penyiram air keras terhadap Novel Salim Baswedan dari Kejaksaan. Sidang pertama perkara ini akan dilakukan pada Kamis 19 Maret.

“Majelis Hakim telah menetapkan hari sidang pertama pada Kamis tanggal 19 Maret 2020,” ujar humas PN Jakut, Djuyamto dalam keterangan tertulisnya, Rabu 11 Maret 2020. Berkas pelimpahan ini, diterima PN Jakut pada hari ini. Adapun 2 terdakwa yaitu Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulete.

Loading...

PN Jakut juga disebut telah menunjuk tim majelis untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut. Nantinya sidang akan dipimpin oleh ketua majelis Djuyamto, dan anggota majelis Taufan Mandala dan Agus Darmawanta. Serta Muh Ichsan sebagai panitera pengganti.

Dalam berkas perkara, disebutkan terdapat beberapa dakwaan yang disangkakan. Di antaranya Primair pasal 355 ayat 1 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, Subsidair pasal 353 ayat 2 KUHP jo pasal 55 ayat 1 KUHP dan lebih Subsidair Pasal 351 ayat 2 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sebelumnya diberitakan, polisi menyerahkan dua tersangka penyerang Novel Baswedan, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, ke Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Jakut). Selain menyerahkan tersangka, polisi menyerahkan barang bukti perkara.

“Sudah (pelimpahan tahap II),” kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit ketika dimintai konfirmasi, Rabu 26 Febuari.

Loading...

Berdasarkan keterangan pers Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi, pihaknya menerima penyerahan kedua tersangka pada Selasa 25 Febuari. Pelimpahan kedua tersangka diterima pada pukul 13.35 WIB.

Dalam kasus ini, diketahui Rahmat dan Ronny ditangkap di kawasan Cimanggis, Depok, pada Kamis 26 Febuari 2020 malam. Keduanya merupakan anggota Polri.

“Penyerahan tersangka dan barang bukti atas nama RK dan RB dari penyidik Polda Metro Jaya kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta merupakan sebagai tindak lanjut diterbitkannya Surat Pemberitahuan hasil penyidikan perkara atas nama RK dan RB sudah lengkap No B-2065/M.1.4/Eku.1/02/2020 dan B-2064/M.1.4/Eku.1/02/2020 tanggal 25 Februari 2020,” kata Nirwan.

Setelah pemeriksaan intensif, kedua polisi itu ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat 27 Febuari pagi. Kedua tersangka kemudian ditahan di Bareskrim Polri selama proses penyidikan. (detiknews.com)

Loading...
Loading...