Kamis | 22 Oktober 2020 |
×

Pencarian

BENGKALIS

Pemkab Bengkalis Ajak Masyarakat Siap Siaga Hadapi Bencana Karlahut

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bengkalis – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melaksanakan upacara siaga kebakaran hutan dan lahan (Karlahut) di Lapangan Tugu, Senin, 2 Maret 2020.

Upacara yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Bustami dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis H Khairul Umam.

Loading...

Selain itu tampak hadir berbagai institusi dan elemen masyarakat yakni, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, Badan Penangulangan Bencana Daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, PT. Surya Dumai Agrindo dan Tim Reaksi Cepat Perusahaan.

Bustami menyampaikan upacara tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan menanggulangi bencana kebakaran lahan dan hutan.

“Kejadian Karlahut tidak mengenal batasan, baik hutan lindung, perkebunan milik perusahaan maupun masyarakat, semuanya dapat mengalami kebakaran,” tutur Sekda Bustamy yang mewakili Plt Bupati Bengkalis H. Muhammad.

Selain itu, perlu dilakukan koordinasi antar stakeholder di Kabupaten Bengkalis untuk menangani dan mencegah terjadinya karlahut. Semua pihak harus saling berkoordinasi dan membantu untuk mencegah bencana tersebut terjadi. Apalagi di musim kemarau seperti saat ini.

Loading...

“Karlahut tidak dapat dilakukan secara parsial tapi perlu adanya kerjasama yang baik antara seluruh pemangku kepentingan. Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu wilayah yang rentan terjadinya Karlahut. Pada bulan Januari sampai dengan Februari 2020 ini saja, telah terjadi Karlahut seluas 76 hektar,” tegasnya.

Sementara itu, penegakan hukum terhadap pembakar lahan dan hutan telah dilakukan oleh pihak kepolisian dengan mengamankan beberapa tersangka, satu diantaranya berstatus sebagai aparatur sipil negara.

“Untuk itu, mari kita lebih meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang telah terbangun baik selama ini. Khususnya kepada Camat, Kepala Desa dan Lurah agar lebih gencar melakukan sosialisasi larangan membuka lahan dan hutan dengan cara membakar. Begitu juga bagi pihak perusahaan, perlu kami ingatkan, sanksi lebih berat jika didapati dengan sengaja membuat bencana karlahut,” terangnya.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pengecekan personel serta peralatan yang digunakan dalam penanggulangan bencana karlahut. (juni)

Loading...
Loading...