Rabu | 27 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Serukan Tolak Omnibus Law, Massa Buruh Jakarta Aksi di Depan Balai Kota DKI

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Massa yang menamakan diri Gerakan Buruh Jakarta menggelar aksi di depan Balai Kota DKI Jakarta. Massa menyerukan penolakan omnibus law.

Pantauan┬ásekitar pukul 11.45 WIB, di Balai Kota DKI, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu 26 Febuari 2020, ada ratusan massa yang mengikuti aksi. Massa membawa spanduk besar bertulisan ‘Tolak UU Omnibus Law’.

Loading...

Massa juga membawa spanduk yang bertulisan ‘Bahaya Omnibus Law, RUU Sapu Jagat untuk Sapu Rakyat’. Massa meminta pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyampaikan aspirasinya menolak omnibus law.

Massa juga menyuarakan agar Presiden Jokowi bergerak cepat untuk membatalkan RUU yang dianggap mereka kontroversial.

“Gerakan buruh Jakarta yang ada di DKI meminta kepada pimpinan DPRD untuk menyatakan sikap menolak RUU Omnibus Law yang akan di bahas oleh DPR RI serta menyampaikan sikapnya kepada Presiden agar segera membatalkan RUU omnibus law Cipta Kerja,” kata orator di atas mobil.

Ketua DPC Kamiparho Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Alson Naibaho mengatakan omnibus law harus dilawan karena dinilai menghilangkan moralitas.

Loading...

Dia menyebut dasar membuat sebuah undang-undang (UU) adalah moralitas. Sebab, menurutnya, moralitas mengandung unsur kemanusiaan dan kepatutan.

“Itu dasarnya dibuatnya sebuah uu. Tapi omnibus law menghilangkan semua hak buruh,” ujarnya.

Alson mengajak para buruh bersatu untuk menolak omnibus law. Dia menjelaskan, pergerakan yang dilakukan saat ini murni pergerakan buruh, atau tidak ada unsur politik di dalamnya.

“Musuh terbesar buruh yaitu ego dan omnibus law. Ini awal perlawanan buruh. Saya mau katakan, lawan dulu ego itu,” ujarnya. (detik.com)

Loading...
Loading...